SPAM Senilai Rp4,3 Miliar Hadir di Akmil Magelang, Andalkan Teknologi Digital

oleh
oleh

MAJALAHTERAS.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan proyek optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di lingkungan Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Proyek senilai Rp4,3 miliar yang dibiayai melalui APBN 2025 tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan air minum yang aman dan memenuhi standar kesehatan.

Optimalisasi SPAM mencakup modernisasi sistem pengolahan air melalui teknologi filtrasi, digitalisasi pemantauan jaringan, serta pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung operasional instalasi.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan SPAM merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap air bersih dan air minum yang layak.

“SPAM bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bukti nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Dengan ketersediaan air minum yang aman, diharapkan dapat mendukung peningkatan kesehatan masyarakat,” ujar Dody dalam keterangan tertulis.

Proyek yang dikerjakan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah itu telah selesai 100 persen. Sistem pengolahan air dirancang mulai dari sumber air baku, kemudian melewati tahapan penyaringan menggunakan Multi Media Filter (MMF) dan Ultrafiltration (UF), dilanjutkan proses sterilisasi sebelum didistribusikan ke area pelayanan.

Teknologi filtrasi tersebut dirancang untuk menjaga kejernihan dan kualitas air sehingga memenuhi baku mutu kesehatan secara konsisten.

Selain itu, SPAM di Akmil dilengkapi sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), yaitu teknologi kendali berbasis komputer yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian jaringan perpipaan, pompa, serta tangki air secara real time. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan pada jaringan.

Aspek keberlanjutan juga menjadi bagian dari proyek tersebut. Sebagian kebutuhan listrik instalasi dipasok melalui panel surya (solar cell) sehingga dapat mengurangi konsumsi energi konvensional dan mendukung pengoperasian SPAM yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai bagian dari sistem distribusi, Kementerian PU juga menyediakan fasilitas Water Dispenser (WD) dan Water Fountain (WF) yang memungkinkan pengguna memperoleh akses air minum secara langsung, praktis, dan higienis di lingkungan Akademi Militer.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.