Kemnaker Resmi Tutup Magang Nasional 2025 Tahap II, 78 Ribu Peserta Telah Lulus

oleh
oleh

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia resmi menutup program Magang Nasional 2025 Tahap II yang telah diikuti puluhan ribu lulusan baru dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan sebanyak 62 ribu peserta berhasil menyelesaikan program Tahap II. Jika digabungkan dengan Batch I yang diikuti sekitar 16 ribu peserta, total peserta Magang Nasional 2025 mencapai 78 ribu orang.

 

“Total sebanyak 78 ribu peserta magang telah menyelesaikan program Batch I dan Batch II,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

 

Program tersebut ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di perusahaan dengan uang saku setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

 

Kemnaker juga mendorong para alumni magang untuk melanjutkan peningkatan kompetensi melalui sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP yang difasilitasi secara gratis.

 

Pendaftaran sertifikasi kompetensi tersebut akan dibuka pada 8 hingga 19 Juni 2026 melalui platform MagangHub.

 

Menurut Yassierli, sertifikasi kompetensi penting untuk memberikan pengakuan resmi atas keterampilan peserta selama menjalani praktik kerja sekaligus meningkatkan daya saing mereka di pasar tenaga kerja.

 

Selain itu, hasil evaluasi sementara menunjukkan program Magang Nasional mendapatkan respons positif dari peserta maupun perusahaan mitra.

 

Kemnaker mencatat sekitar 35 persen peserta Magang Nasional Batch I mendapat tawaran bekerja di perusahaan tempat mereka menjalani magang.

 

“Hasil evaluasi Batch I menunjukkan sekitar 35 persen peserta magang ditawari bekerja di tempat mereka magang,” kata Yassierli.

 

Pemerintah berharap program Magang Nasional ke depan dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan tidak hanya terpusat di daerah tertentu.

 

Program ini dinilai menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja muda menghadapi kebutuhan industri nasional sekaligus menekan angka pengangguran lulusan baru.

No More Posts Available.

No more pages to load.