MAJALAHTERAS.COM – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk melayani masyarakat. Fasilitas tersebut mulai beroperasi setelah dilakukan soft launching di lingkungan kantor PPSDM KEBTKE, Selasa (4/8).
Kehadiran SPKLU ini menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sekaligus memperkuat langkah transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Peresmian ditandai dengan prosesi penyingkapan papan tanda SPKLU sebagai simbol dimulainya operasional fasilitas pengisian daya kendaraan listrik. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran PPSDM KEBTKE serta dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala PPSDM KEBTKE, Edi Wibowo.
Edi berharap keberadaan SPKLU tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus berkembang.
“Semoga SPKLU ini memberikan manfaat yang nyata dan dapat diandalkan. Fasilitas ini resmi beroperasi untuk umum mulai hari ini,” ujar Edi.
Dalam rangkaian acara, PPSDM KEBTKE juga melakukan pengisian daya perdana pada kendaraan listrik operasional sebagai bentuk uji coba kesiapan fasilitas. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas mulai beroperasinya layanan tersebut.
SPKLU PPSDM KEBTKE kini terbuka bagi seluruh pengguna kendaraan listrik dan masyarakat umum. Fasilitas ini melayani pengisian daya setiap hari dengan waktu operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Dengan hadirnya SPKLU tersebut, PPSDM KEBTKE tidak hanya menjalankan perannya sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di sektor energi, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam penerapan teknologi hijau di lingkungan kerja dan pelayanan publik.
PPSDM KEBTKE berharap keberadaan fasilitas ini dapat meningkatkan kemudahan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem transportasi rendah emisi di Indonesia.(***)





