Menko PMK Merencanakan peresmian Gedung Penanggulangan Gizi Bantaeng

oleh
oleh -
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng menyatakan bahwa Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia,(antaranews.com)

Makassar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng menyatakan bahwa Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy akan hadir di Bantaeng, Selasa 2 Maret 2021.

Menko PMK akan meresmikan gedung pusat penaggulangan gizi yang terletak di Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang, Bantaeng pada Rabu, 3 Maret 2021.

Menko PMK, kata Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Andi Ihsan melalui keterangannya yang diterima di Makassar, Senin, akan hadir untuk meresmikan gedung pusat penangulangan gizi pertama di Indonesia ini. Gedung ini sudah mulai beroperasi per tanggal 3 Maret dan diresmikan dalam rangkaian hari Gizi Nasional Indonesia yang jatuh pada 28 Februari.

Baca Juga  Menko PMK Akan Siapkan Langkah-langkah Terkait Pandemi Covid-19 Menjadi Endemi

“Sebenarnya kita ingin resmikan bertepatan dengan hari gizi nasional, 28 Februari. Tetapi karena padatnya agenda, kita undur ke 3 Maret,” kata Andi Ihsan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Menko PMK akan hadir bersama dengan lima orang anggota rombongan dari Kementerian PMK.

Kelimanya adalah Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, YB Satya Sananugraha, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan, Agus Suprapto, Staf Ahli Bidang Transformasi Birokrasi, Didik Suhardi dan Staf Khusus Bidang Peningkatan Inovasi, M Khoirul Muttaqin.

Baca Juga  Hari Pertama Kunjungan Tatap Muka, Keluarga Napi Lapas Cikarang: Kami Dilayani Dengan Baik

Selain Menko PMK, juga dijadwalkan hadir kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. Salah satu pakar infertilitas dan bayi tabung di Indonesia ini adalah tokoh yang ditunjuk oleh presiden RI, Joko Widodo sebagai ketua Pelaksanaan Penurunan Stunting.

“Beliau juga hadir dengan kapasitasnya sebagai kepala pelaksanaan penurunan kekerdilan (stunting) berdasarkan keputusan Presiden RI,” ujar dia.

Selain meresmikan gedung penanggulangan gizi di Lumpangan, Menko PMK bersama dengan kepala BKKBN pusat juga berkunjung ke Balai Desa Bonto Tiro di Kecamatan Sinoa. Dia dijadwalkan melihat inovasi bendera Saskia dan berdialog dengan keluarga yang alami kekerdilan, AKB, Bidan Desa dan Kader Posyandu.

Baca Juga  Muhadjir Effendy Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Klinik PKU Muhammadiyah Darussalam Medika

Bupati Bantaeng DR Ilham Azikin juga membenarkan rencana kunjungan Menko PMK dan kepala BKKBN pusat ini. Dia mengatakan, kunjungan ini adalah sebuah kehormatan untuk warga Bantaeng yang telah menghadirkan layanan yang dilirik oleh pemerintah pusat.

Gedung ini adalah bagian dari kehadiran pemerintah untuk mendekatkan layanan gizi untuk warga Bantaeng dan Sulsel pada khususnya. Dalam gedung ini, akan tergambar bagaimana peran dan sinergi lintas OPD untuk bersama-sama memberikan layanan gizi untuk masyarakat.

“Kunjungan ini adalah sebuah kehormatan bagi kita semua di Bantaeng. Ini menandakan jika Bantaeng adalah sebuah daerah yang selalu mendapat perhatian dan dilirik dari pemerintah pusat,” kata dia.(*/cr7)

Sumber: antaranews.com