Udah Tau Belum, Begini Cara Memakai Masker yang Baik dan Benar

oleh
oleh -
Udah Tau Belu, Begini Cara Memakai Masker yang Baik dan Benar

MAJALAHTERAS.COM – Seperti yang mungkin sudah Anda tahu, menghirup polusi udara bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Nah, memakai masker hidung bisa menjadi cara yang cukup ampuh untuk melindungi diri. Masker hidung juga bisa membantu mencegah penularan kuman penyebab penyakit, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Sayangnya, banyak orang yang masih suka keliru saat menggunakan masker ini. Jadi, bagaimana cara memakai masker yang benar?

Siapa saja yang sebaiknya memakai masker?

Setiap orang yang berisiko tinggi terpapar debu jalanan saat beraktivitas di luar ruangan sangat disarankan untuk memakai masker hidung, termasuk juga saat berkendara dengan transportasi umum.

Hal tersebut tak hanya penting untuk menjaga kebersihan diri dan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), tetapi juga mencegah penularan penyakit yang bisa terjadi lewat udara.

Selain itu, masker hidung juga wajib dipakai oleh kelompok berikut.

Orang-orang yang sedang sakit infeksi pernapasan (flu, pneumonia, bronkitis, TBC, COVID-19, dan lainnya).

Orang yang merawat pasien dengan infeksi pernapasan.

Baca Juga  Titiek Soeharto : Aroma Kemenangan Prabowo Sudah Tercium Kuat

Orang yang mengunjungi klinik atau rumah sakit, termasuk dokter dan perawat yang bekerja di sana.

Pekerja yang menangani makanan.

Masker ini mampu mencegah Anda menyebarkan tetesan liur atau ingus yang mungkin saja mengandung kuman.

Tak hanya itu, masker wajah dapat melindungi Anda dari percikan cairan tubuh orang lain ketika batuk dan bersin.

Cara memilih jenis masker yang sesuai

Saat ini, telah tersedia berbagai jenis masker di pasaran yang bisa Anda pilih. Sebelum tahu cara memakai masker, Anda juga harus memahami cara memilih masker yang sesuai dan benar.

Pada dasarnya, setiap jenis masker memiliki fungsi dan tujuan yang sama, yaitu melindungi Anda dari debu dan mencegah penularan penyakit.

Akan tetapi, masing-masing jenis masker mungkin akan memberikan tingkat perlindungan serta kenyamanan yang berbeda-beda.

Masker sekali pakai (masker medis)

Masker ini sangat mudah ditemukan di mana saja. Biasanya, masker medis sekali pakai memiliki kawat di bagian hidung agar risiko kebocoran saat memakai masker semakin kecil.

Baca Juga  Karutan Pandeglang Raih Penghargaan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Banten

Dalam memilih masker sekali pakai, hindari memakai masker yang terlalu longgar. Anda juga tidak boleh memakai masker ini jika sudah basah atau kotor.

Bagaimana cara memakai masker hidung yang benar?

Meski kelihatannya mudah, cara memakai masker penutup hidung dan mulut tidak boleh sembarangan.

Cara memakai yang keliru ias meningkatkan risiko kemungkinan terjadinya masalah, seperti kebocoran atau masuknya bakteri, virus, hingga droplet cairan melalui sisi masker.

Berikut panduan cara memakai masker hidung alias alias masker bedah yang benar.

  1. Pastikan bahwa ukuran masker pas dengan wajah Anda, tidak kebesaran atau kekecilan.
  2. Selalu cuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer sebelum menyentuh masker dan memasangnya.
  3. Cari sisi luar masker. Jika masker Anda memiliki dua warna berbeda (umumnya hijau dan putih), sisi luar masker adalah yang berwarna hijau. Jadi, sisi putihlah yang menempel langsung dengan kulit Anda, sedangkan lapisan hijau menghadap ke luar.
  4. Tentukan sisi atas masker, biasanya ditandai dengan adanya garis kawat hidung.
  5. Untuk masker yang menggunakan tali, posisikan kawat hidung di atas hidung dengan jari, lalu ikat kedua sisi tali di bagian atas pada kepala mendekati ubun-ubun. Setelah masker sudah bisa menggantung, tarik masker ke bawah untuk bisa menutup mulut hingga dagu. Ikat tali bagian bawahnya di tengkuk atau belakang leher Anda.
  6. Untuk masker karet, Anda hanya perlu mengaitkan tali karet di belakang telinga.
  7. Setelah masker menempel aman di wajah, cubit bagian kawatnya untuk mengikuti lekuk hidung Anda agar masker lebih tertutup rapat.
  8. Panjangkan lipatan-lipatan masker kebawah untuk menutup semua bagian yang harus ditutup yakni hidung, mulut, hingga dagu.
  9. Setelah masker terpasang dengan benar, hindari menyentuh masker apalagi sebelum mencuci tangan.
Baca Juga  Waspada, Kasus Harian Covdi-19 Tangsel Naik Jadi 10 Kasus per Hari

Masker yang sudah digunakan hanya boleh digunakan sekali pakai.

Bahkan, beberapa sumber menyatakan bahwa masker ini hanya efektif digunakan selama 3-4 jam pemakaian atau maksimal 1 hari. (Dede).