PKBM di Pandeglang Gelar Kegiatan Bimtek

oleh
oleh

Majalahteras.com – Sebanyak enam (6) lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Pandeglang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan langsung di Aula Gedung PGRI Cabang Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Selasa, (8/9/2026).

Ahmad Fauzie selaku penyelenggara kegiatan pelatihan mengatakan, Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi dan Numerasi Tatakelola/Administrasi Pembelajaran dan Digitalisasi pada program Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja PKBM yang diikuti sebanyak 6 lembaga PKBM diantaranya Berkah, Riyadhussholihiin, Karya Bakti, Maritim, Bayu Asih dan Bahrul Ilmi.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai pada Tanggal, 8 September 2026 hingga 10 September 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 36 orang. Masing-masing lembaga PKBM mengirimkan peserta sebanyak 6 orang, yaitu 5 (lima) tenaga pendidik/tutor dan 1 (satu) orang Ketua dari 6 lembaga PKBM di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.

Selain itu, A. Fauzie menyampaikan, untuk materi kegiatan yang di ikuti oleh peserta pada hari pertama yaitu tentang penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik yang diselenggarakan oleh lembaga PKBM Berkah Kecamatan Menes.

Selanjutnya, hari ke dua diselenggarakan oleh lembaga PKBM Riyadhussholihiin, Kecamatan Cimanuk, tentang Bimtek Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Kemudian, untuk hari ke tiga diselenggarakan oleh lembaga PKBM Karya Bakti, Kecamatan Pagelaran, yaitu Bimtek digitalisasi pembelajaran tentang pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran yang kreatif, inovatif dan berdampak.

“Jadi penyelenggara kegiatan program BOSP Kinerja difokuskan untuk satuan pendidikan tertentu guna penguatan literasi dan numerasi, digitalisasi pembelajaran, serta tata kelola satuan pendidikan yang lebih baik dan ini juga diselenggarakan oleh lembaga PKBM lainnya,” jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan PNF (Pendidikan Nonformal) pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Karna Suyana megatakan, bahwa pelaksanaan Bimtek BOSP Kinerja ini diharapkan dapat mengoptimalkan tata kelola PKBM.

“Yang harus diterapkan yaitu kapasitas instruktur dalam melaksanakan konsep Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), bagi lembaga PKBM, Literasi dan Numerasi dan pembelajaran digitalisasi, yang ditindaklanjuti dengan pengimbasan, praktek baik di internal PKBM yang ada di Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Sehingga diharapkan kualitas pendidikan kesetaraan lebih baik dan tidak hanya disetarakan namun juga bisa di sejajarkan dengan pendidikan formal, agar pendidikan kesetaraan sebagai salah satu solusi terhadap penanganan anak putus sekolah.

“Semata-semata tidak hanya sebagai penampung anak putus sekokah, akan tetapi mampu mencetak peserta didik yang berkualitas,” harapnya.

Sementara itu, H. Sutoto, Kepala Dinas (Kadis).Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang menyampaikan, bahwa kegiatan BOSP Kinerja ini adalah diberikan kepada PKBM yang memiliki kinerja dengan baik, dikarenakan dinilai dari Akreditasi melalui peningkatan yang mencapai nilai A, kemudian rapot pendidikan dengan capaian literasi dan numerasi di atas rata-rata.

“Lembaga PKBM yang menerima BOSP Kinerja ini menggunakan digitalisasi pembelajaran,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala Dinas (Kadis).Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang mengatakan, adapun PKBM yang mengikuti kegiatan pelatihan ini ada 6 lembaga PKBM diantaranya Berkah, Riyadhussholihiin, Karya Bakti, Maritim, Bayu Asih dan Bahrul Ilmi.

“Lembaga tersebut saat ini mengikuti kegiatan yang meliputi tiga materi yang pertama, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), literasi dan numerasi, digitalisasi pembelajaran,” tuturnya.

Tidak hanya itu, BOSP Kinerja yang diberikan oleh Pemerintah ini benar-benar harus di maksimalkan untuk peningkatan kualitas SDM, yaitu SDM tutor tenaga pendidik di PKBM tersebut yang mendapatkan program BOSP Kinerja. Agar bisa memberikan pengimbasan pada warga belajar.

“Meningkatkan literasi dan mumerasi serta memiliki pengalaman belajar untuk menggunakan rumah pendidikan sebagai bagian dari penerapan digitalisasi pembelajaran,” pungkasnya.@juanda

No More Posts Available.

No more pages to load.