MANOKWARI — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,1 miliar untuk pembangunan infrastruktur SMA Negeri 4 Manokwari, Papua Barat. Pembangunan sekolah tersebut ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan dengan melibatkan masyarakat lokal melalui sistem swakelola.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan program revitalisasi sekolah dan pembangunan unit sekolah baru diarahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto agar menggunakan pola swakelola. Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
“Arahan Presiden, seluruh program revitalisasi dan pembangunan unit sekolah baru menggunakan sistem swakelola,” ujar Abdul Mu’ti saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMA Negeri 4 Manokwari, Kamis (28/05/2026).
Menurutnya, program revitalisasi pendidikan bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah dan peningkatan akses pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan pekerja lokal.
Kemendikdasmen menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 unit sekolah di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Jika setiap sekolah melibatkan sedikitnya sepuluh pekerja, maka program tersebut diperkirakan mampu menyerap lebih dari 700 ribu tenaga kerja.
Abdul Mu’ti menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya, program pembangunan dan revitalisasi sekolah telah menyerap sekitar 250 ribu tenaga kerja di berbagai daerah. Dampaknya dinilai cukup signifikan terhadap perputaran ekonomi lokal.
“Hasil riset menunjukkan revitalisasi sekolah dan pembangunan unit baru memberi kontribusi nyata terhadap ekonomi masyarakat daerah,” katanya.
Selain itu, Kemendikdasmen memastikan seluruh proses pembangunan sekolah tetap mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sesuai arahan pemerintah pusat.
Pemerintah juga berharap dukungan dari pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat agar pembangunan SMA Negeri 4 Manokwari dapat selesai lebih cepat dari target yang telah ditentukan.





