Dukung PON XXII 2028, Kementerian PU Percepat Penanganan GOR 17 Desember Turide

oleh
oleh

MAJALAHTERAS.COM – Kementerian Pekerjaan Umum bersama Komisi V DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember Turide, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (22/7). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi eksisting GOR 17 Desember Turide yang diproyeksikan menjadi salah satu venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan peningkatan infrastruktur agar fasilitas tersebut memenuhi standar penyelenggaraan ajang olahraga nasional dan kedepannya dapat digunakan untuk event Internasional.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, yang memimpin langsung peninjauan tersebut menyampaikan bahwa berdasarkan hasil tinjauan lapangan, GOR 17 Desember Turide yang dibangun pada era 1980-an memerlukan peningkatan kualitas infrastruktur agar siap mendukung penyelenggaraan PON 2028. Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, renovasi terhadap fasilitas eksisting dinilai menjadi langkah yang paling efektif untuk memastikan venue dapat difungsikan sesuai standar penyelenggaraan.

Sebagai lokasi yang diproyeksikan menjadi venue cabang olahraga atletik, Lasarus menegaskan bahwa peningkatan lintasan lari merupakan prioritas utama. Di samping itu, sejumlah fasilitas pendukung, seperti tribun penonton, juga perlu ditata agar lebih representatif tanpa harus dilakukan pembangunan ulang secara menyeluruh.

“Untuk membangun stadion baru dengan kapasitas 30 hingga 40 ribu penonton, GOR ini harus dibongkar terlebih dahulu dan proses pembangunannya tentu tidak dapat diselesaikan hanya dalam waktu dua tahun. Karena itu, langkah yang paling memungkinkan untuk mendukung penyelenggaraan PON 2028 adalah melakukan renovasi terlebih dahulu. Setelah PON selesai, baru dapat dilakukan revitalisasi secara menyeluruh,” ujar Lasarus.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, yang turut mendampingi kunjungan kerja tersebut, menyampaikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis akan melaksanakan penanganan GOR 17 Desember Turide secara bertahap. Tahap pertama difokuskan pada renovasi fasilitas yang menjadi kebutuhan utama penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 agar venue dapat memenuhi persyaratan teknis dan operasional.

“Kami berharap proses penyusunan desain dapat segera diselesaikan pada tahun ini sehingga pekerjaan renovasi untuk mendukung penyelenggaraan PON XXII dapat dimulai pada tahun 2027,” ujar Triono.

Ia menambahkan, setelah penyelenggaraan PON XXII selesai, penanganan akan dilanjutkan melalui revitalisasi kawasan GOR 17 Desember Turide secara menyeluruh agar dapat berkembang menjadi kompleks olahraga yang lebih modern dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Triono menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran revitalisasi GOR 17 Desember Turide saat ini masih dalam tahap penghitungan oleh tim teknis. Berdasarkan estimasi awal, kebutuhan pendanaan diperkirakan mencapai sekitar Rp700 miliar. Besaran tersebut selanjutnya akan dimatangkan melalui pembahasan bersama kementerian/lembaga terkait serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai dasar penyusunan rencana penanganan dan penganggaran sesuai mekanisme yang berlaku.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.