Serang – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) meresmikan Kantin Hijrah Lantai 2 Fakultas Teknik pada Kamis (4/6/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari strategi penguatan Badan Pengelola Usaha (BPU) dalam mengoptimalkan aset kampus sekaligus membangun kemandirian ekonomi universitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Untirta Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., M.T, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Dr.-Ing. Ir. Asep Ridwan, ST., MT., IPU., Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Jayanudin, S.T., M.Eng, serta mitra perbankan.
Kepala BPU Untirta, Heri Haryanto,S.T., M.T dalam laporannya menyampaikan bahwa Kantin Hijrah merupakan hasil revitalisasi ruang yang sebelumnya tidak difungsikan.
“Pada sore hari ini kita melaksanakan soft launching operasional Kantin Hijrah lantai dua. Ini merupakan langkah awal dalam mengoptimalkan aset yang sebelumnya tidak dimanfaatkan,” ujarnya.
Heri menjelaskan bahwa kantin ini dihadirkan sebagai respons atas meningkatnya aktivitas sivitas akademika di Fakultas Teknik. Saat ini terdapat delapan tenant yang telah beroperasi dengan sistem kontrak selama satu tahun, mayoritas bergerak di bidang makanan dan minuman.
Selain itu, BPU juga menghadirkan tenant khusus untuk penjualan merchandise resmi Untirta guna menjaga legalitas dan nilai komersial brand universitas.
“Semua produk berlogo Untirta harus memiliki ofisialnya. Tidak diperkenankan diperjualbelikan tanpa izin,” tegasnya.
Kantin Hijrah juga dirancang sebagai ruang pengembangan kreativitas mahasiswa, di mana produk-produk mahasiswa akan diberi kesempatan untuk dipasarkan secara bergiliran. Fasilitas pendukung seperti ruang VIP serta rencana pengembangan tenant ke depan turut menjadi bagian dari penguatan ekosistem usaha kampus.
Sementara itu, Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada BPU atas upaya pengembangan unit usaha kampus.
Ia menegaskan bahwa penguatan unit usaha kampus harus dilakukan secara bertahap namun konsisten. Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa Kantin Hijrah merupakan bentuk nyata revitalisasi aset kampus yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.
“Tempat ini sebelumnya tidak berfungsi, sekarang kita hidupkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan sivitas akademika,” ujarnya.
Rektor juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenant, khususnya dalam hal standar gizi, kebersihan, dan sertifikasi halal sebagai bagian dari konsep Green Campus.
“Kantin ini harus memiliki standar mutu dan gizi yang terukur. Kebersihan juga harus dijaga sebagai bagian dari kampus hijau,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong modernisasi sistem transaksi melalui penggunaan QRIS multi-bank serta membuka peluang dukungan fasilitas dari mitra perbankan, seperti penyediaan layanan ATM dan fasilitas penunjang lainnya.
Dalam arahannya, Rektor juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha di kantin agar dapat berkembang dari skala mikro menjadi usaha menengah yang kuat dan berdaya saing.
“Jangan hanya berhenti sebagai usaha mikro. Kita dorong menjadi usaha menengah yang kuat, bahkan bisa menjadi miliarder,” pesannya.
Dengan potensi ribuan mahasiswa di Fakultas Teknik serta rencana pengembangan fasilitas kampus ke depan, Kantin Hijrah diyakini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di lingkungan Untirta.
Kegiatan ditutup dengan prosesi peresmian Kantin Hijrah oleh Rektor, yang menandai dimulainya operasional resmi fasilitas tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem bisnis kampus.






