UNJ Gelar SNF 2022

oleh
oleh -

MAJALAHTERAS.COM – Program studi Fisika dan Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali mengadakan Seminar Nasional Fisika (SNF) ke-11 pada tanggal 25 Juni 2022 secara daring atau online dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Hal ini disebabkan penyebaran virus Covid-19 masih berlangsung di Jakarta dan

sekitarnya. Mulai tahun 2014, SNF diselenggarakan atas kerjasama program studi Fisika dan Pendidikan Fisika FMIPA UNJ dengan Himpunan Fisika Indonesia Cabang Jakarta Banten. Jumlah peserta yang terdaftar pada tahun 2022 adalah 212 peserta dari berbagai universitas dengan pemakalah sebanyak 157 peserta dengan bidang kajian meliputi 7 topik antara lain: Physics Education, Material Physics, Instrumentation and Computational Physics, Medical Physics & Biophysics, Earth Physics and Space Science, Theory, Nuclear, and Particle Physics, Energy and Environmental.

Seminar Nasional Fisika yang ke-11 mengangkat tema “Innovations and Challenges in Physics for Stronger Recovery”. Seminar dimulai dengan menampilkan beberapa sambutan, yaitu dari ketua SNF 2022 Dr. Firmanul Catur Wibowo, Dekan FMIPA UNJ Prof. Dr. Muktiningsih, dan Ketua PSI cabang Jakarta dan Banten Prof. Dr. Agus Setyo Budi, serta dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UNJ Prof. Dr. Suyono secara online. Acara SNF sendiri dipandu oleh seorang MC yang merupakan mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2019, Amira Zahra Azhari. Untuk mengisi perpindahan acara, panitia SNF menayangkan beberapa hiburan ringan berupa tari-tarian dan lagu yang dibawakan oleh mahasiswa/i rumpun Fisika UNJ.

Baca Juga  Kenalkan Budaya Kepada Anak Sejak Dini

Pada acara seminar yaitu Plenary Session dibawakan oleh 3 (tiga) pembicara inti yaitu Prof. Taufik California Polytechnic State University, Amerika Serikat, Dr Muhammad Abd Hadi Bunyamin dari Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia, dan Prof. Dr. Mangasi Alion Marpaung dari Universitas Negeri Jakarta, Indonesia.

Sesi panel pertama dibawakan oleh Prof. Dr. Taufik dari California Polytechnic State University, Amerika Serikat, yang dimoderatori oleh Riser Fahdiran, M.Si. dari prodi Fisika UNJ. Sesi ini berlangsung pada pukul 09.00-10.00. Dalam paparannya, Prof. Taufik memaparkan penelitiannya berupa investigasi masalah kehilangan tegangan AC pada rangkaian listrik. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan tegangan yang paling maksimum yang dapat dimanfaatkan pada industri atau rumah tangga. Acara ini dilanjutkan sesi tanya jawab terkait dengan presentasi yang telah dipaparkan.

Baca Juga  Angkat Tajuk Internasionalisasi, Raker FU Dibuka Langsung Oleh Rektor UIN Jakarta

Sesi panel kedua dibawakan oleh Dr. Muhammad Abd Hadi Bin Bunyamin dari Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia, yang dimoderatori oleh Lari Andres Sanjaya, M.Pd. dari prodi Pendidikan Fisika UNJ. Sesi ini berlangsung pada pukul 10.00-11.00. Pada seminar kali ini beliau menyampaikan gagasannya mengenai konsep persamaan dalam pembelajaran fisika. Hal ini penting untuk menyeimbangkan proses pembelajaran fisika antara guru dan siswa. Acara ini dilanjutkan sesi tanya jawab terkait dengan presentasi yang telah dipaparkan.

Sesi panel ketiga diberikan oleh Prof. Dr. Mangasi Alion Marpaung yang dimoderatori oleh Dr. Anggara Budi Susila, dosen fisika UNJ. Sesi ini berlangsung pada pukul 11.00-12.00. Beliau memaparkan pentingnya aplikasi spektroskopi laser. Laser merupakan fenomena nonlinear dengan masa hidup 10-50 mikro sekon. Salah satu aplikasi spektroskopi laser dalam bidang industri adalah untuk mengetahui kandungan unsur penyusun material. Hal ini sangat penting untuk mengetahui potensi dari suatu material dalam bidang teknologi.

Baca Juga  Ai Munandar: Membangun Excellent Teaching University

Setelah selesai sesi panel pembiacara, acara dilanjutkan dengan sesi parallel untuk setiap peserta yang dimulai pukul 13.00. Sesi ini terbagi menjadi 12 sesi parallel yang dimoderatori oleh seorang dosen fisika/tenaga kependidikan fisika yang dibantu oleh seorang mahasiswa sebagai operator. Pada sesi ini, tiap peserta mempresentasikan hasil penelitiannya secara online melalui media Zoom dalam waktu 7 menit. Selain itu, moderator juga memberikan nilai dan mengumumkan presenter terbaik pada tiap-tiap ruang. Sesi parallel ini berakhir sekitar pukul 16.00.

Adapun makalah yang dipresentasikan akan dipublikasikan pada salah satu publikasi, Journal of Physics: Conference Series (terindeks scopus), Spektra UNJ (Sinta 3), Prosiding Nasional SNF (terindeks Google Scholar).

Di samping itu, ini adalah tahun ketiga artikel SNF akan dipublikasikan pada prosiding internasional bereputasi (terindeks scopus) oleh Journal of Physics: Conference Series (JPCS). Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui website https://snf2022.snf-unj.ac.id/. (***)