MAJALAHTERAS.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Syarikat Islam (SI) merupakan salah satu organisasi pelopor pergerakan nasional di Indonesia, yang sejak awal mengajak para pedagang muslim untuk bangkit. Untuk itu, Menag berharap SI terus istiqamah dalam mengawal semangat memajukan ekonomi umat.
“Sejak awal Syarikat Islam meyakini jalan menuju kemerdekaan umat adalah dengan memajukan ekonomi,” kata Menag Nasaruddin Umar saat memberikan arahan sekaligus menutup Kongres Nasional/Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Aula Asrama Haji Surabaya, Selasa (20/10/2026).
Kongres yang berlangsung dari tanggal 18 sampai 20 Oktober 2026 ini mengusung tema ‘Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati’.
“Sejarahnya, Syarikat Islam berakar dari Sarekat Dagang Islam yang dirintis Haji Samanhudi di Solo untuk menghimpun para pedagang Muslim, sebelum berkembang menjadi Syarikat Islam dan dibesarkan oleh H.O.S. Tjokroaminoto,” sambung Menag Nasaruddin.
Menag Nasararuddin berharap, ke depan Syarikat Islam dapat kembali tumbuh besar seperti masa-masa awal berdirinya. Syarikat Isalam berperan di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pemberdayaan umat secara menyeluruh. Gerakan umat Islam memiliki peran besar bagi kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurut Menag Nasaruddin Umar, pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto memiliki konsep ekonomi yang sangat brilian dan tentunya bisa menjadi panutan untuk semua warga bangsa.
“Kalau kita memberdayakan ekonomi umat, kita tidak hanya memerdekakan umat Islam, tetapi juga seluruh bangsa. Semoga ke depan kita semua dapat lebih baik dan lebih Sejahtera,” tandas Menag Nasaruddin Umar.
Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kongres Nasional/Majelis Tahkim Syarikat Islam di Surabaya. Ia menilai tema dakwah ekonomi yang diusung Syarikat Islam sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat.
“Kami bersyukur Jawa Timur dipercaya menjadi tuan rumah Kongres Nasional Syarikat Islam ke-42. Semangat dakwah ekonomi ini sangat relevan dengan kebutuhan umat saat ini. Semoga hasil kongres ini membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa,” ujar Bahtiar.





