Terlalu Ramai, Dewan Soroti Prokes di Transmart Cilegon

oleh
oleh -

Majalahteras.com – Transmart Cilegon resmi dibuka dan beroperasi sejak Jumat (11/12/2020) lalu. Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi secara simbolis meresmikan beroperasinya Transmart di Cilegon.

Pusat perbelanjaan tersebut hadir dengan mengusung konsep 4 in 1 yaitu, belanja, bersantap, bermain, dan menonton. Hal ini lah yang membuat animo masyarakat untuk mengunjungi transmart tersebut begitu besar. Sehingga sejak dibuka, took modern tersebut sudah sangat ramai dikunjungi masyarakat.

Atas dasar inilah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik menyoroti disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Transmart Cilegon.

Menurutnya, disana sering terjadi kerumunan di Transmart Cilegon yang baru dibuka tersebut.

”Saya melihat kerumunan orang yang antre untuk masuk ke Transmart Cilegon tersebut, tapi tidak melihat alat untuk mencuci tangan di sana. Padahal mencuci tangan merupakan salah satu bagian dari protokol kesehatan,” katanya, Selasa, (15/12/2020).

Baca Juga  Senjata Andalan Prajurit Siliwangi Menjaga Anjangsana

Politisi Partai Gerindra itu pun mempertanyakan penerapan protokol kesehatan yang dilakukan pihak pengelola Transmart Cilegon tersebut.

Dia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melakukan pemantauan sekaligus pengawasan secara melekat di Transmart.

Apalagi Kota Cilegon masih dalam status zona oranye. Hasbi merasa khawatir kerumunan tersebut akan menimbulkan klaster baru.

”Jadi kami meminta kepada Pemkot Cilegon dalam hal ini gugus tugas agar dapat mengawasi. Jika perlu tegur atau panggil pengelola untuk mengikuti dan menerapkan protokes. Jangan sampai ada klaster baru usai mengunjungi mal tersebut,” ujar Hasbi.

Baca Juga  Ditjenpas Tinjau Hasil Kegiatan Kerja Lapas Pemuda Tangerang

Menanggapi pernyataan wakil rakyat tersebut, Vice President Corporate Communication PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya menerapkan aturan protokol kesehatan untuk menjamin. Dia juga menginginkan kondisi tersebut dapat diatur dan diatasi dengan baik.

”Saya juga ingin di lapangan ini sesuai dengan apa yang kita inginkan. Cuma terkadang namanya di lapangan bisa aja karena personel (petugas) kurang, ada yang mungkin lagi keluar salat atau apa. Ini saya ngeliatnya sebagai bahan masukan. Kita akan perbaiki,” tuturnya.

Pihak manajemen, tutur dia, telah melakukan imbauan bagi pengunjung untuk menaati peraturan protokol kesehatan. Namun, banyak pengunjung yang tidak terima saat diberikan imbauan tersebut.

Baca Juga  Mbak Tutut: Masyarakat Harus Kawal Untuk Pastikan Pemilu Jujur

Meski demikian, sambung Satria, pihaknya tetap memberikan imbauan tegas bagi pengunjung untuk menerapkan aturan protokol kesehatan baik saat berada di luar maupun di luar toko retail modern itu.
”Kami terus mengingatkan pengunjung agar selalu jaga jarak,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, Syukroni mengatakan, sebagai salah satu anggota Gugus Tugas Covid-19 pihaknya selalu memantau kegiatan Transmart.

Bahkan, pengawasan dilakukan siang dan malam. Kegiatan tugas tersebut dilakukan semenjak dibukanya Transmart Cilegon tersebut.(Iman)