Rubama Sarankan Demokrat Jangan Panik Soal Kepindahan WH Ke NasDem

oleh
oleh -

Ramainya pemberitaan mengenai pindahnya Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim dari Partai Demokrat ke Partai NasDem memantik komentar sejumlah kalangan.

Rubama salah seorang mantan Pimpinan DPRD Lebak dari Fraksi Demokrat mengatakan bahwa Wahidin Halim merupakan salah satu kader terbaik Partai Demokrat.

“Pak Wahidin Halim salah satu kader terbaik yang dimiliki partai Demokrat, tapi sekarang sudah berlabuh dipangkuan partai Nasdem,” ucap Rubama, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga  Lakukan Test Urine Bagi Petugas, Kalapas Serang : Kita Harus Bebas Narkoba

Rubama mengatakan bahwa lebih baik merelakan kepindahan WH daripada terkesan panik atas kepindahan WH ke Nasdem.

“Sebaiknya merelakan kepindahan Pak WH ke Partai Nasdem, ga usah menunjukan kepanikan,” ujar Rubama.

Selain itu Rubama juga mengatakan bahwa politik itu jangan baper dan berpolitik itu adalah hak asasi manusia.

“Ga usah baper (bawa perasaan) dalam politik, dan urusan politik itu hak asasi manusia dalam menentukan pilihan politiknya,” tambahnya.

Baca Juga  Bermain Di Kandank Jurank Doank

Diketahui bahwa Wahidin Halim turut hadir diacara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di JCC Istora Senayan Jakarta pada Rabu (15/6/2022).

Alasan pria yang akrab disapa WH tersebut mengatakan alasan kepindahan dirinya pindah ke Partai NasDem karena bagian dari langkah strategi politik 2024.

Sebagai langkah strategi politik Pemilu 2024 nanti, saya harus punya kendaraan politik,” kata Wahidin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga  Penghujung Awal Tahun, Rutan Bangil Adakan Pengajian Untuk Seluruh Warga Binaan

Alasan perpindahan dari Partai Demokrat ia sebut adalah langkah politik. Ia mendapatkan kesempatan menjadi anggota NasDem setelah bertemu dengan Ketua Umum Surya Paloh.

Saya diundang oleh Pak Surya Paloh, diskusi sekitar dua jam. Saya diberi kesempatan dan ditawari calon gubernur periode kedua, calon DPR RI, atau yang lain,” ujarnya.