PT Gerbang Indonesia Technology (GIT) Kunjungi Lapas Serang

oleh
oleh -

SERANG – Lapas Kelas IIA Serang menerima kunjungan PT Gerbang Indonesia Technology (GIT) yang melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang Kanwil Kemenkumham Banten.

Didampingi oleh Kabid Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara Dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Banten, Ahmad Muchlisin disambut oleh Kasi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Serang, Yossi Yulia.

Kunjungan kerja PT Gerbang Indonesia Technology (GIT) ini dimaksudkan dalam rangka mempromosikan produktifitas hasil pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang.

Baca Juga  Amankan Nataru, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Cek Kembali Bangunan Fisik Sekeliling Lapas

Mengawali kunjungan kerjanya PT Gerbang Indonesia Technology (GIT) menyampaikan materi terkait teknik pemasaran atau promosi produk hasil karya warga binaan agar dapat di kenal oleh masyarakat luas. Khususnya cara mempromosikan produk melalui sarana media sosial yang dapat menjangkau masyarakat baik skala nasional hingga internasional.

PT Gerbang Indonesia Technology (GIT) menyampaikan bahwa sebelum melakukan promosi, salah satu yang harus di perhatikan adalah kemasan atau tampiilan produk yang akan di promosikan haruslah menarik.

Baca Juga  Jalan-Jalan Ke Jembatan yang Tersisa di Jakarta

Usai memaparkan materi PT Gerbang Indonesia Technology (GIT) mengunjungi ruangan-ruangan kegiatan kerja warga binaan yang ada di Lapas Kelas IIA Serang, mulai dari ruang pangkas, jahit, dan ruang produksi JAILS (Jahe Merah Instan Lapas Serang).

Kasi Kegiata Kerja Lapas Kelas IIA Serang, Yossi Yulia mendukung penuh sinergitas antara PT GIT dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Serang.

Baca Juga  Herman Deru Bawa Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional 

“Semoga kedepannya terjalin kerja sama di bidang pemasaran produksi yang dapat memberi dampak positif kepada dua belah pihak,” ujar Yossi.

Yossi berharap, kerja sama tersebut tidak hanya memberikan dampak dalam segi ekonomi, tetapi justru yang lebih penting adalah bagaimana konsep perubahan perilaku yang diterapkan kepada warga binaan ini bisa mendapatkan gambaran nyata. (Dede).