MAJALAHTERAS.COM – Musyawarah Besar (MUBES) Pengusaha Komunitas Jaya Bersama (PKJB) resmi digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu, 11–12 April 2026, di kawasan Pusdiklat GNPK Villa Griya Amanda, Curug 7, Cilember, Bogor.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota PKJB dari berbagai daerah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis ke depan. Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dari registrasi hingga sidang pleno.
Acara pembukaan berlangsung tertib dan khidmat. Dipandu oleh MC Faiz Zaky Iqbal Al-Ilham, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars PKJB yang semakin membangkitkan semangat nasionalisme dan kebersamaan peserta.
Ketua Panitia, Tubagus Imamudin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi anggota. Ia menegaskan bahwa MUBES bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem pengusaha yang solid dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Umum PKJB, H. Wawan Gunawan, menekankan pentingnya MUBES sebagai momentum konsolidasi organisasi. Ia menyampaikan bahwa PKJB harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Musyawarah Besar ini bukan hanya forum formal organisasi, tetapi momentum konsolidasi kekuatan kita sebagai pelaku usaha. PKJB harus hadir sebagai penggerak ekonomi yang mampu memberikan dampak nyata bagi bangsa,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan tantangan nasional. Menurutnya, sinergi antar pelaku usaha menjadi kunci dalam memperluas jaringan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat akses pasar.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam sesi utama, hadir keynote speaker Dr. H. Adi Warman, S.H., M.H., MBA yang membawakan materi bertema “Jaminan Wirausaha dalam Perspektif Politik dan Keamanan untuk Kemandirian Ekonomi Indonesia”. Ia menekankan bahwa stabilitas politik dan keamanan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan dunia usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan MUBES diisi dengan berbagai sidang pleno, mulai dari pengesahan tata tertib, penyampaian pandangan pendiri, hingga sidang komisi yang membahas program kerja strategis organisasi. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta.
Pada malam hari, suasana kebersamaan semakin terasa melalui sesi hiburan dan ramah tamah antaranggota yang mempererat hubungan emosional di antara peserta.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan salat subuh berjamaah dan dzikir bersama, dilanjutkan olahraga pagi serta sarapan bersama. Nuansa kekeluargaan yang hangat mencerminkan kuatnya soliditas internal organisasi.
Puncak acara ditandai dengan Rapat Pleno VI yang berisi serah terima hasil sidang sekaligus penutupan MUBES. Seluruh keputusan yang dihasilkan disahkan sebagai pedoman arah gerak PKJB ke depan.
Menutup kegiatan, H. Wawan Gunawan kembali menegaskan komitmennya untuk membawa PKJB menjadi organisasi yang semakin besar dan berpengaruh.
“Saya berharap kita semua pulang dengan semangat baru, visi yang lebih jelas, dan komitmen yang lebih kuat. PKJB harus menjadi kekuatan nyata dalam membangun ekonomi Indonesia yang mandiri, adil, dan sejahtera,” pungkasnya. (Muhamad)







