Majalahteras.com – Mininimnya lampu penerangan jalan provinsi, tepatnya di Kecamatan Mandalawangi jalan raya Ciomas KM 01 Kabupaten Pandeglang, Banten, Gelap gulita menjadi kekhawatiran bagi penduduk setempat. Mereka mendesak pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini untuk segera memasang lampu penerangan jalan umum karena di kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu pemicu utama kecelakaan dan pencurian
Pemasangan PJU tersebut dibutuhkan warga agar aktivitas di malam hari berjalan lancar. Pemasangan PJU juga untuk meminimalisir potensi terjadinya pencurian serta kecelakaan lalu lintas.
Pasalnya, hingga saat ini masih minimnya PJU yang menjadi kewenangan Pemda belum ada pemerataan pemasangan PJU tersebut, terlebih di jalur akses rawan.
Pandi warga setempat menegaskan bahwa situasi ini memerlukan tindakan cepat dari pemweintah provinsi.
“Kami sangat berharap akan adanya penerangan jalan,
Menurutnya, ketakutan warga saat melintasi jalan provinsi di malam hari tidak terlepas dari risiko kecelakaan dan kriminalitas akibat minimnya penerangan.”ujarnya.
“Warga juga menekankan kepada pihak PLN pasalnya mereka telah membayar listrik ke PLN setiap bulannya dan berhak mendapatkan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), yang hingga saat ini belum juga terpasang,” tukasnya.
Sementara, H Azis Sahril selaku Kepala Desa Mandalawangi membenarkan bahwa jalan sepanjang 2 KM milik provinsi Banten belum terpasang lampu penerangan jalan umum.
“Kami meminta melalui dinas terkait untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat soal minimnya PJU di jalan lintas Mandalawangi-Ciomas. PjU ini sangat dibutuhkan,” katanya ,Selasa (25/11/2025).
“Usulan sudah sering kami sampaikan ke dinas terkait hingga sekarang belum ada realisasinya,” imbuhnya.
Azis berharap dan mengajak pemerintah untuk segera bersama- sama mengambil langkah konfkrit baik itu pemerintah Kabupaten maupun provinsi agar segera bertindak untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan raya ,”harapnya.@juanda






