MAJALAH TERAS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan melalui pemanfaatan teknologi digital, salah satunya dengan mengoptimalkan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).
Melalui SDP, pengelolaan data warga binaan dilakukan secara terintegrasi, tertib dan akuntabel. Salah satu layanan yang dimanfaatkan adalah self service, yang memungkinkan warga binaan mengakses informasi data pribadi dan status masa pidana secara mandiri melalui perangkat yang terintegrasi dengan sistem dan pemindaian sidik jari.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil, mengatakan digitalisasi menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang transparan dan mudah diakses.
“Kami terus mendorong pelayanan yang transparan, mudah diakses dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemanfaatan SDP menjadi salah satu instrumen untuk mendukung proses tersebut,” ujar Fadil, Selasa (1/9/2026).
Kasubsi Registrasi, Indra Fadh Faisal, menambahkan bahwa layanan self service memudahkan warga binaan memperoleh informasi mengenai data dan status masa pidananya tanpa sepenuhnya bergantung pada proses administrasi manual.
Menurutnya, SDP juga membantu petugas dalam pencatatan, pengelolaan dan pembaruan data secara lebih tertib sehingga informasi dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Abi Mantrana, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan pelayanan yang humanis dan program pembinaan warga binaan.
“Pelayanan yang baik bukan hanya soal sistem yang modern, tetapi juga bagaimana petugas memberikan pelayanan secara humanis dan warga binaan memahami hak serta kewajibannya,” ujarnya.
Optimalisasi SDP diharapkan mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas dan kepastian informasi sekaligus mendukung pelayanan pemasyarakatan yang semakin cepat, tertib dan profesional. (MUHAMAD)







