Ini Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul

oleh
oleh -

Majalahteras.com – Agys Sartono selaku Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyampaikan materi Pembangunan Sumber Daya Manusia Unggul di Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) dalam acara kuliah umum secara daring, yang diselengarakan oleh Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN), pada Rabu malam, (25/8).

Acara kuliah umum secara daring tersebut dihadiri oleh Kepala LAN RI Adi Suryanto, Direktur Politeknik STIA LAN Nurliah Nurdin, JPT Pratama dan Madya LAN RI, dan ribuan mahasiswa Politeknik STIA LAN dari tingkat sarjana (S1), magister (S2), dan doktoral (S3).

Deputi Agus menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Dia menjelaskan, SDM unggul adalah SDM yang profesional, produktif, inovatif, mampu bersaing, dan berkepribadian Indonesia.

Baca Juga  Kemenko PMK Himbau Percepatan Penanganan Covid-19 di Wilayah Aglomerasi

Salah satu kunci dalam pembangunan SDM menurutnya adalah pendidikan. Dia mengatakan, dalam pendidikan ada tiga hal yang harus di dapat, yaitu: knowledge, skill, dan attitude.

“Dan pastikan bahwa kalian relatively adaptive di lingkungan yang Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Jangan hanya berada di zona nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, di era pandemi saat ini knowledge atau pengetahuan sangat mudah didapatkan. Melalui gawai pintar, media daring dan teknologi digital semua informasi bisa didapat dengan mudah.

Baca Juga  Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas Pokok dan Fungsi Jajaran

Untuk skill atau keahlian, menurutnya harus melalui praktek langsung, baik di laboratorium ataupun di industri.

Dan yang paling penting, kata Deputi Agus, adalah attitude atau karakter. Apalagi di era industri 4.0, menurutnya, attitude atau karakter menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki.

“Pada dasarnya, pendidikan itu tujuan utamanya adalah membentuk karakter dan membangun keadaban. Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk membuat orang cerdas pandai, tetapi di atas semua itu dia harus punya karakter dan tahu keadaban,” tuturnya.

“Karakter yang harus dimiliki SDM unggul adalah yaitu harus punya etos kerja, semangat gotong royong, dan yang paling penting adalah integritas,” imbuhnya.

Deputi Agus Sartono menyebut, karakter utama yang paling penting dimiliki oleh kita semua khususnya yang berpendidikan tinggi adalah integritas.

Baca Juga  Kemenko PMK Matangkan Kembali Program Perlindungan Sosial Bagi Lansia

Dia berpesan kepada para mahasiswa Politeknik STIA LAN untuk menjaga integritas. Menurutnya hidup tanpa integritas akan meaningless atau tidak bermakna.

“Hidup kalian akan meaningless kalau kalian mengorbankan integritas diri,” sebutnya.

Agus juga meminta kepada para mahasiswa  Politeknil STIA LAN untuk dapat menguasai skill-skill yang diperlukan menghadapi tantangan VUCA. Apalagi, menurutnya para mahasiswa STIA LAN adalah yang akan meneruskan tampuk kepemimpinan bangsa dan merancang kebijakan-kebijakan nasional

“Jaga integritas kalian, kuasai baca dan tulis, membaca grafik dan angka, dan manfaatkan media untuk mengasah skill kalian,” pungkasnya. (*/cr2)

Sumber: kemenkopmk.go.id