Ibu Rumah Tangga ini Bercita-Cita Tingkatkan UMKM

oleh
oleh -

Jakarta – Tujuan Aprilia Tumbelaka adalah untuk mempromosikan Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kedua ibu berusia 29 tahun yang kini menjadi ibu rumah tangga ini mengatakan, hal tersebut tidak menghalangi berwirausaha dan kesuksesan keduanya.

“Saat sekarang ini, wanita juga bisa sukses membangun bisnis, tanpa mengurangi waktu untuk urusan rumah tangga”, ujar Aprilia, Kamis (13/1/2022) dilansir beritasatu.com.

Perkembangan zaman modern seperti saat ini, nampaknya bukanlah menjadi halangan untuk menjadi seorang pebisnis bagi seorang ibu rumah tangga. Bahkan dengan teknologi saat ini banyak kaum hawa yang sudah berstatus ibu rumah tangga yang terjun dalam bisnis offline maupun online dan menjadi reseller banyak produk, baik itu produk kecantikan ataupun produk yang lainnya. Bahkan ada juga yang terjun dalam bidang kuliner.

Baca Juga  Kemenkop Membahas Penyediaan 30% Ruang Usaha Bagi UMKM

Aprilia saat ini telah berhasil menjadi enterpreuner yang handal dalam bisnis kuliner yang digelutinya. Salah satunya adalah bisnis restoran masakan khas manado. Aprillia mempunyai usaha Restoran Allia yang mengkhususkan pada masakan khas Manado yang saat ini banyak disukai oleh masyarakat, khususnya di kawasan Cikarang, di mana restoran ini berada.

Menurut Aprilia awal mulanya dulu dia merintis karier dengan bekerja di perusahaan swasta sebelum akhirnya mengundurkan diri sebagai karyawan dan mulai memberanikan diri untuk mengawali sebagai seorang pengusaha.

Baca Juga  UMKM Akan Mendapat Rp1,2 Juta dari Program Banpres Produktif

Keputusan yang diambil Aprilia nampaknya tidak salah, saat ini usahanya semakin maju dan sudah mulai melebar dengan ide dan keinginannya untuk memulai meluncurkan produk yang berhubungan dengan kecantikan. “Saya berencana akan membuka bisnis cake dan skin care di usia 29 tahun nanti, dan saya berencana untuk memperbesar bisnis saya,” ujarnya.(*/cr2)

Baca Juga  Pembangunan Bendungan Irigasi Sungai Ula Guna Tingkatkan Kesejahteraan Petani