Gandeng Prancis, Indonesia Jajaki Kerja Sama Riset dan SDM Bidang Keamanan Siber

oleh
oleh

MAJALAHTERAS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memperkuat dampak riset Indonesia di tingkat global. Hal ini disampaikan Wamen Stella dalam kegiatan France-Indonesia Innovation 2026 di Kedutaan Besar Prancis, Senin (21/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Stella menyoroti bahwa kerja sama internasional memberikan dampak yang terukur terhadap visibilitas dan pengaruh riset Indonesia. Kemitraan dengan peneliti dan industri dari negara lain dinilai dapat memperluas keterhubungan ilmuwan Indonesia, sekaligus meningkatkan pemanfaatan hasil riset Indonesia oleh komunitas ilmiah dunia.

Wamen Stella menyampaikan, berdasarkan data yang dipaparkannya, citation impact Indonesia saat ini berada di sekitar 0,8. Angka tersebut dapat meningkat menjadi sekitar 3,7 hingga 5,2 ketika ilmuwan Indonesia berkolaborasi dengan mitra internasional. Perbedaan tersebut menunjukkan adanya efek pengungkit yang dipandang kuat, terkait kolaborasi lintas negara terhadap dampak penelitian.

“Kalau seorang ilmuwan Indonesia berkolaborasi dengan mitra internasional, angkanya meningkat ke sekitar 3,7 hingga 5,2. Jadi itu adalah efek multiplier yang besar ketika kita berkolaborasi,” ujar Wamen Stella.

Karena itu, penguatan jejaring internasional menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem riset Indonesia. Kolaborasi tidak hanya diarahkan pada pertukaran pengetahuan antarakademisi, tetapi juga diperluas dengan melibatkan industri agar hasil penelitian dapat berkembang menjadi inovasi yang relevan dan memberikan manfaat lebih luas.

Wamen Stella mengatakan, penguatan hubungan antara dunia akademik dan industri menjadi salah satu fokus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Hal tersebut tercermin dari kebijakan pendanaan riset yang semakin diarahkan untuk mendorong kemitraan dengan industri, termasuk melalui skema hibah yang sekitar 50% di antaranya didedikasikan untuk kolaborasi bersama industri.

Kolaborasi Indonesia dan Prancis dalam kesempatan tersebut juga mulai diarahkan pada bidang strategis, salah satunya keamanan siber. Wamen Stella menyambut baik penjajakan kerja sama dengan mitra industri Prancis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan teknologi di bidang tersebut.

“Kita sangat bersemangat tentang awal kolaborasi ini dan berharap hal ini dapat menghasilkan generasi baru orang-orang yang bekerja dan sangat berpengalaman dalam teknologi pertahanan,” ujar Wamen Stella.

Kemdiktisaintek terus berkomitmen memperluas kolaborasi riset dengan mitra internasional dan industri untuk meningkatkan kualitas, keterhubungan, dan dampak penelitian Indonesia. Melalui penguatan jejaring global, pendanaan, serta kemitraan akademia dan industri, riset Indonesia diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan nasional sekaligus berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat dunia.

No More Posts Available.

No more pages to load.