LEBAK – Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) Kabupaten Lebak punya kenangan tersediri dengan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Pasalnya, imam besar Masjid Istiqlal ini sempat hadir di Citra Maja City, Kabupaten Lebak, saat peresmian rumah ibadah masjid dan gereja.
Lebih dari itu, FKUB Lebak memberi hadiah buku kerukunaa umat beragama untuk Pak Menteri Nasaruddin ini, dalam upacara peresmian rumah ibadah Citra Maja City (CMC), Kamis 25 September 2025.
Ketua FKUB Lebak, Drs. H. Zubaidy Haerudin, kini mengucapan selamat kepada Pak Menteri Nasaruddin ini. “Selamat jadi presiden, Pak Menteri!” kata Haerudin. “Umat Islam khususnya pantas mengucapkan selamat, dan berharap masjid semakin makmur dengan ibadah,” kata Ketua FKUB pula
IGIC dan IAMI
Dalam International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, di Jakarta, 25 – 27 September 2026 lalu, Menteri Nasaruddin memang terpilih sebagai presiden The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis Imam Masjid Dunia.
International Grand Imams Conference (IGIC) atau Konferensi Imam Besar Internasional) 2026 itu untuk kali pertama diadakan, di Ibu Kota Jakarta, diikuti utusan, mufti, ulama, dan delegasi dari 46 negara.
Hasil konferensi, antara lain, membentuk IAMI sebagai wadah kerja sama internasional bagi para imam masjid dunia dan menghasilkan deklarasi bersama yang disebut “Jakarta Understanding”.
Diperoleh keterangan, program strategis IAMI), antara lain, menempatkan toleransi, dialog lintas iman, dan kerukunan umat beragama tingkat dunia sebagai salah satu pilar utamanya. Organisasi ini dirancang untuk merespons tantangan global seperti intoleransi beragama dan fragmentasi sosial.
Dengan terpilihnya jadi presiden IAMI, kata Haerudin lagi, saya pastikan Pak Nazaruddin Umar akan memanfaatkan pengaruh dan kemampuannya pula untuk perdamaian dunia, terutama dalam hal kerukunan antartumat beragama. “Maka, ‘ideologi’ akidah terjaga dan kerukunan terpelihara, semoga semakin kokoh, ikut mendunia,” harap Ketua FKUB.
“Umat Islam, sejak zaman Nabi Muhammad SAW berkali-kali memperagakan toleransinya, seperti dengan kaum Nasrani Bani Najran,” kata Ketua FKUB. “Pak Presiden Nazaruddin, di satu sisi, bertambah pengabdiannya, bukan saja untuk Indonesia melalui Kemenag RI, tetapi kini untuk dunia melalui wadah IAMI ,” tambah Haerudin.
Meeting Point dan Back to Mosque
Kata Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, seperti dikutip siaran pers Kemenag RI, konferensi tersebut menjadi pula ruang untuk merumuskan peran masjid. “Masjid kita jadikan sebagai meeting point bagi berbagai pihak dan kelompok dalam membicarakan persoalan yang dihadapi masyarakat dunia,” kata Menteri Agama RI.
“Kita akan menjadikan masjid, rumah ibadah ini, sebagai meeting point untuk berbagai macam pihak dan kelompok. Bagaimana menjadikan masjid ini sebagai rumah aman untuk mendiskusikan dan membicarakan persoalan-persoalan kemanusiaan,” kata Menteri Agama RI pula.
Ketua FKUB Lebak berharap, konferensi itu diharapkan pula berdampak lebih kuat lagi untuk masjid di daerah. Terutama anak-anak muda, kini harus lebih banyak pula back to mosque (kembali ke masjid).
Masjid, bagi umat Islam khususnya, jadi tempat spesial. Misalnya, dalam hadis yang dicatat Al-Bukhari, dari Abu Hurairah. Pada hari kiamat nanti, ada tujuh kelempok manusia yang akan mendapatkan perlindungan khusus pada saat-saat perlindungan itu amat sangat dibutuhkan.
Salah satu tujuh kelompok itu, seseorang yang hatinya selalu terpikat oleh masjid. “Pak Presiden IAMI, semoga pula jadi presiden pula untuk masjid-masjid di pelosok,” kata Ketua FKUB (Dean Al-Gamereau)






