Donor Darah Imlek di Ramadan Disambut Antusias, 728 Kantong Darah Terkumpul Melebihi Target

oleh
oleh

Kegiatan bakti sosial donor darah bertajuk “Imlek di Bulan Ramadan” yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan dan Makassar bersama yayasan Budi Luhur dan sejumlah yayasan sosial Tionghoa, IWATI, dan Permabudhi mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 7–8 Maret 2026, di empat lokasi berbeda itu berhasil mengumpulkan 728 kantong darah, melampaui target awal yang ditetapkan panitia sebanyak 600 kantong darah.

Ketua Panitia Donor Darah, Hendrik Sie, mengungkapkan bahwa capaian tersebut melebihi target sekitar 20 persen.

“Dari target 600 kantong darah, yang terealisasi sebanyak 728 kantong darah. Jadi lebih dari target sekitar 20 persen,” ujar Hendrik, Senin (9/3/2026).

Ia merinci jumlah kantong darah yang terkumpul di masing-masing lokasi kegiatan, yakni Gereja Petra Makassar sebanyak 253 kantong darah, Yayasan Budi Luhur 76 kantong darah, Gereja Filadelfia Makassar 119 kantong darah, serta Grand Mall Maros sebanyak 280 kantong darah.

Hendrik mengaku bersyukur atas tingginya partisipasi masyarakat yang datang untuk mendonorkan darahnya.

“Ini luar biasa dan kami sangat berterima kasih kepada seluruh pendonor serta kerja sama tim yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Menurut Hendrik, kegiatan donor darah ini bertujuan membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memenuhi kebutuhan stok darah, khususnya selama bulan Ramadan.

Ia menjelaskan, pada bulan Ramadan biasanya terjadi penurunan stok darah karena sebagian masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tidak dapat melakukan donor darah pada siang hari.
Sementara itu, Ketua PSMTI Sulsel, Thiawudy Wikarso, mengaku bersyukur kegiatan bakti sosial tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar, bahkan mampu melampaui target yang telah ditetapkan panitia.

“Alhamdulillah bakti sosial donor Imlek di bulan Ramadan berjalan baik dan lancar. Dari target panitia jumlah kantong darah dapat terpenuhi bahkan melebihi perkiraan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan para pendonor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat bahkan membuat panitia harus membatasi waktu kegiatan hingga pukul 21.00 WITA.

“Terima kasih kepada semua panitia penyelenggara dan khususnya kepada para pendonor yang tidak mengenal waktu. Bahkan panitia terpaksa membatasi kegiatan sampai pukul 21.00 WITA,” katanya.

Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud kepedulian kemanusiaan sekaligus mempererat persaudaraan antar masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Ketua Harian PSMTI Sulsel, Saiman Sutanto, yang mengapresiasi keberhasilan kegiatan tersebut, terutama jumlah kantong darah yang terkumpul melebihi target.
Saiman mengatakan kegiatan donor darah ini memang merupakan agenda rutin setiap bulan Ramadan dan diharapkan dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.