Dibina BJB, Desa Bandung Menjadi Desa Digital di Pandeglang

oleh
oleh -

Majalahteras.com – Desa Bandung menjadi salah satu desa digital keuangan inklusif di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Menurut Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja, Desa Bandung menjadi Desa Digital Keuangan Inklusif karena mulai dari resverasi sampai dengan pembayaran itu sudah digital menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) atau biasa dibaca QRIS.

“Sudah menggunakan QRIS, mulai dari BUMDes-nya, UMKM-nya, pelajar satu rekening. Di setiap Masjid dan Mushala, 100 persen untuk sumbangannya sudah menggunakan Qris,” kata Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja di Mina Agrowisata Bukit Sinyonya, di Kampung Batu Lingga, Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Selasa, (5/11/2023).

Baca Juga  Penuhi Hak Kesehatan, Ratusan Napi Lapas Cilegon Jalani Pemeriksaan TBC dan HIV

Lebih lanjut Kades Bandung Wahyu menjelaskan, kalau melakukan kunjungan ke Masjid dan Mushala tinggal discan saja barcode-nya. Sudah bekerjasama dengan Bank BJB.

“Kemudian untuk kegiatan-kegiatan pembayaran honorer, siltap, termasuk bantuan langsung tunai bersumber dari dana desa kami semuanya sudah non tunai. Semuanya sudah menggunakan sistem digital dan lagi kami bekerja sama dan suport kepada kami Alhamdulillah Bank BJB,” katanya.

Baca Juga  PPDB SMP Disoal Warga, Dindik Klaim PPDB Berjalan Lancar

Suport Bank BJB sangat luar biasa. Serta turut mensuport mempercantik Mina Agrowisata Bukit Sinyonya dengan membuatkan Landmark.

“Landmark Bukit Sinyonya sudah dibangunkan oleh Bank BJB. Dan di tahun 2023 ini kita sudah ditetapkan menjadi desa digital,” katanya.

Kepala Cabang BJB Pandeglang, Faridha Siregar mengatakan, Desa Bandung ini salah satu desa binaan BJB.

“Bank BJB mendukung transaksi keuangan salah satunya di Desa Bandung. Sudah beberapa aktivitas selain memang transaksi QRIS, kemudian transaksi keuangan BUMDes itu menggunakan Bank BJB,” katanya.

Baca Juga  Satu-Satunya di Banten, Lapas Serang Punya Blok Napi Khusus Disabilitas dan Lansia

Jadi, transaksi keuangan tidak lagi menggunakan uang tunai sudah digital. Sudah menggunakan QRIS BJB.

“Tentunya ini menjadi salah satu motivasi juga buat desa lainnya. Tidak lagi beredar uang-uang tunai,” katanya.

Lebih lanjut Faridha mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan terhadap Desa Wisata Bandung, Bank BJB membangunkan Landmark Bukit Sinyonya.

“Kita dukung agar bisa menjadi salah satu icon atau ciri khas dari tempat wisata ini,” katanya.@Juanda