Majalahteras.com – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa peran perempuan, khususnya Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), sangat penting dalam membangun keluarga yang berkualitas serta mencetak generasi berakhlak mulia. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Bulanan PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang di Pondok Pesantren Mathla’un Nawakartika, Desa Pasireurih, Kecamatan Cisata, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri para jemaah Muslimat NU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Pengajian bulanan ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani menyampaikan apresiasi kepada pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang beserta seluruh jemaah yang terus konsisten menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus serta jemaah Muslimat NU. Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan agama dan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Masih menurut Dewi, keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, ibu memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai agama, membangun moral, serta memberikan keteladanan kepada generasi penerus.
Ia berharap para jemaah tidak hanya menjadikan pengajian sebagai kegiatan rutin, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai kita datang mengaji hanya untuk memenuhi undangan. Kita harus memahami ilmu yang disampaikan, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlakul karimah,” tegasnya.
Dewi juga menilai Muslimat NU memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berakhlak mulia. Melalui penguatan peran ibu dan keluarga, diharapkan tercipta masyarakat yang semakin solid serta mampu mendukung pembangunan Kabupaten Pandeglang.
Ia pun memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar dapat menjalankan amanah kepemimpinan dengan baik demi mewujudkan Pandeglang yang semakin maju dan tangguh.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang, Nurdina, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dewi Setiani yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri pengajian bulanan tersebut di tengah kesibukannya menjalankan tugas pemerintahan.
Nurdina mengatakan, pengajian bulanan ini dihadiri oleh jemaah dan perwakilan PC Muslimat NU dari setiap kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Kehadiran para jemaah menjadi bukti semangat kebersamaan dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman agama di kalangan perempuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Pandeglang yang telah hadir dan membersamai kami dalam kegiatan pengajian bulanan PC Muslimat NU. Di tengah kesibukan beliau, masih dapat menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi bersama para jemaah Muslimat NU dari berbagai kecamatan,” ujar Nurdina.
Berharap kegiatan pengajian rutin tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wadah menambah ilmu agama, mempererat persaudaraan, dan memperkuat peran Muslimat NU dalam membina keluarga serta masyarakat.
“Kami mendoakan semoga Ibu Bupati senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah, serta mampu membawa Kabupaten Pandeglang menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan pengajian bulanan tersebut ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Umi Hj. Eha Shofa Zulaeha, Pimpinan Pondok Pesantren Ath-Thoariyah, Saketi.
Melalui kegiatan ini, PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang diharapkan terus berkontribusi dalam memperkuat nilai keagamaan, membangun karakter keluarga, serta mendukung terwujudnya masyarakat Pandeglang yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.@juanda






