Bertajuk Pendidikan Karakter, STKIP Banten Kembali Gelar Seminar

oleh
oleh -

Majalahteras.com – Untuk kesekian kalinya, secara rutin Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Banten kembali menggelar seminar pendidikan dalam rangka mengingkatkan motivasi dan kualitas para mahasiswa-mahasiswi yang kelak akan menjadi tenaga pendidik. Minggu (22/07/2018).

Dari pantauan, ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan antusias memadati Ruang Auditorium Kampus STKIP Banten Lantai 2 untuk mengikuti Seminar Pendidikan yang bertema “Membentuk Kepribadian Pendidik yang Berkarakter”.

Seminar Pendidikan ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama yang menjadi narasumber adalah Kepala Bidang Pengembangan Karir Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Pemerintah kabupaten Serang, Surtaman, S.STP, M.Si, yang membawakan materi tentang “Membentuk Kepribadian Pendidik Berkarakter”, dan sesi kedua diisi oleh Dosen Tetap STKIP Banten, Yoga Adi Pratama, M.Pd, yang mengangkat persoalan “Pedagogik, Seni Menjadi Seorang Pendidik”.  Kegiatan yang dihelat mulai pukul 9 pagi ini dibawakan dengan hangat dan cair oleh Siti Rokmanah, M.Pd.

Baca Juga  Harmonis FEB Untirta 2019, Sandiaga: Mahasiswa Entrepreneur Agent of Change Ekonomi Bangsa

“Seminar pedagogik ini penting, karena sebagian pendidik belum memahami secara persis mengenai pedagogik sendiri. Padahal materi pedagogik itu yang mmbedakan antara lulusan pendidikan dan juga yang bukan lulusan pendidikan,” jelas Yoga saat menyampaikan materi.

Yoga menambahkan, dengan adanya seminar pendidikan ini diharapkan mahasiswa mempunyai kualitas dalam hal menulis dan pemahaman tentang penelitian yang akan mereka lakukan untuk menyusun tugas akhir.

Baca Juga  Buku Murah Picu Minat Baca Masyarakat Banten

SAM_8941aaa

Sementara itu, Surtaman dalam pemaparan mengatakan, bahwa guru memiliki peran yang sentral dalam proses pembelajaran, bagitu juga mahasiswa sebagai generasi penerus pendidik bangsa.

“Guru harus memberikan kemudahan untuk belajar agar meningkatkan potensi peserta didik secara optimal dengan menempatkan dirinya orang yang multiperan, tidak hanya menjadi pendidik, tetapi mampu juga menjadi orang tua, teman dan fasilitator yang baik,” kata Surtaman.

Baca Juga  National Essay Competition (INTEC) 2019, Mahasiswa UNSERA Sabet Runner-Up

Sebagai pendidik, tambah Surtaman, harus memiliki standar kualitas pribadi tertentu. “Pribadi tersebut mencakup tanggung jawab, berwibawa dan mandiri,” tandasnya.

Salah satu peserta seminar, Ali Imron Rosadi mengatakan, seminar seperti ini penting karena dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai cara dan tantangan yang akan dihadapi ketika menjadi tenaga pendidik selepas lulus nanti.

“Kita jadi tau apa dan bagaimana menjadi pendidik yang baik. Bagaimana melakukan pembelajaran dan menanamkan karakter kepada peserta didik. Semoga seminar seperti ini akan terus ada ke depannya,” pungkasnya.@IMAN