Bekali Finalis Abang None, Wamenlu Tekankan Peran Anak Muda dalam Diplomasi Publik

oleh
oleh

MAJALAHTERAS.COM – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir membekali 36 finalis Abang None DKI Jakarta 2026 dengan wawasan mengenai diplomasi dan hubungan internasional. Pembekalan berlangsung di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (10/8).

Dalam kesempatan tersebut, Arrmanatha atau yang akrab disapa Tata menekankan bahwa peran Abang None tidak sebatas menjadi duta pariwisata dan budaya Jakarta. Para finalis juga dinilai memiliki potensi menjadi representasi Indonesia dalam memperkenalkan budaya, kreativitas, pariwisata, dan berbagai potensi daerah kepada masyarakat internasional.

“Saya berharap pembekalan ini tidak berhenti pada pemahaman tentang diplomasi, tetapi mendorong Abang None menjadi mitra diplomasi publik Indonesia, membawa budaya, kreativitas, pariwisata, dan cerita tentang Jakarta dan Indonesia kepada dunia,” ujar Tata.

Dalam pemaparannya, Wamenlu menjelaskan sejumlah prioritas politik luar negeri Indonesia. Materi tersebut antara lain mencakup upaya pelindungan warga negara Indonesia (WNI) sebagai bagian dari ketahanan nasional, keterlibatan Indonesia dalam forum multilateral seperti ASEAN dan BRICS, serta dukungan terhadap negara-negara Global South dan penguatan sentralitas ASEAN.

Para finalis juga mendapatkan materi yang lebih mendalam mengenai praktik diplomasi Indonesia dari Kementerian Luar Negeri. Pembekalan meliputi arah politik luar negeri, diplomasi multilateral, diplomasi ekonomi, hingga penggunaan soft power diplomacy.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan konsep kerja sama sister city serta peran Jakarta dalam hubungan dan diplomasi internasional.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan kunjungan ke Kementerian Luar Negeri menjadi bagian penting dari rangkaian pembekalan Finalis Abang None Jakarta 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para finalis untuk memperluas perspektif mengenai diplomasi, hubungan internasional, sekaligus posisi Jakarta dalam pergaulan global.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tur edukatif ke layanan kekonsuleran dan pelindungan WNI. Para finalis diperkenalkan dengan fungsi Kementerian Luar Negeri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penanganan berbagai persoalan yang dihadapi WNI di luar negeri.

Mereka juga mengunjungi Gedung Pancasila, salah satu situs bersejarah dalam perjalanan diplomasi Indonesia. Gedung tersebut menjadi lokasi berbagai peristiwa penting yang berkaitan dengan politik luar negeri Indonesia.

Kegiatan pembekalan merupakan hasil kolaborasi Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan literasi finalis mengenai isu hubungan internasional menjelang pemilihan Abang None tingkat Provinsi DKI Jakarta pada September 2026.

Sebanyak 36 finalis mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari lima kota administratif dan satu kabupaten administratif di wilayah DKI Jakarta.

Kementerian Luar Negeri juga selama ini terlibat dalam penyelenggaraan Abang None Jakarta, khususnya sebagai juri bidang hubungan internasional pada tingkat kota administratif, kabupaten administratif, hingga tingkat Provinsi DKI Jakarta.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.