Angkat Tajuk Internasionalisasi, Raker FU Dibuka Langsung Oleh Rektor UIN Jakarta

oleh
oleh -

Majalahteras.com – Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus berbenah diri untuk meningkatkan kualitas di berbagai hal baik untuk level nasional maupun internasional. Untuk itu, FU menggelar Rapat Kerja (Raker) 2022 di Taman Sari Hotel & Resort, Jalan Surya Kencana No. 112 Cikole, Sukabumi, Jawa Barat. Senin (21/2/2022)

Raker FU 2022 yang bertema “Internasionalisasi Program Studi Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta” ini digelar secara hybrid (Luring dan Daring) dengan penerapan Protokol Kesehatan Ketat. Acara pembukaan di Auditorium Taman Sari Hotel & Resort diawali dengan pembacaan Kalam Illahi oleh Dr. Tien Rohmatin, MA.

Kegiatan Raker FU 2022 ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA, Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. Yusuf Rahman, MA, Wakil Dekan I Bidang Akademik Prof. Kusmana, MA, Ph.D, Wakil Dekan II Bidang Administrasi dan Umum Dr. Lilik Ummi Kaltsum, MA, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Dr. Edwin Syarip, M.Ag, Ketua Program Magister Fakultas Ushuluddin Dr. Bustamin, SE, M.Si, Ketua dan Sekretaris Program Studi, para pejabat struktural Fakultas Ushuluddin, dosen, mahasiswa dan alumni.

Baca Juga  Gubernur Kaltara: PAUD Adalah Pondasi Pendidikan Karakter Anak

Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Yusuf Rahman, MA dalam sambutannya mengatakan, Raker FU untuk tahun ini Raker ini digelar lebih awal mengingat bulan Maret proses perkuliahan Semester Genap sudah berjalan aktif kembali.

“Raker kali ini akan membahas terkait progress capaian kinerja Indikator Utama (IKU), bagaimana IKU dan rencana kegiatan FU di tahun 2022 itu bisa terealisasi. Ada kebijakan dari Rektor, agar penyerapan anggaran sampai Agustus nanti mencapai 75%. Dan kami sudah merencanakan beberapan kegiatan, salah satunya Raker ini, diskusi dosen, peningkatan kapasitas, pembimbingan tesis, dan sebagainya. Semua itu untuk mendukung penyerapan anggaran 2022,” jelasnya.

Tema yang diangkat kali ini, Yusuf menambahkan, merujuk kepada Renstra FU diantaranya dengan harapan pada tahun 2023 ada beberapa Program Studi yang terakreditasi internasional.

“Ini juga menjadi salah satu kebijakan dari IKU tersebut, kemudian merupakan salah satu pembahasan yang akan digali pada Raker tahun lalu dan tahun ini. Raker ini juga untuk mengevaluasi kegiatan kita di tahun 2021 dan rencana kegiatan tahun 2022 ini. Laporan kegiatan yang sudah dibuat perlu dievaluasi kembali,” lanjutnya.

Baca Juga  Seminar Internasional Bertajuk Moderasi Beragama, FU UIN Jakarta Gandeng Al-Azhar University

“Penghargaan untuk FU juga perlu diapresiasi, diantaranya FU punya guru besar terbanyak se-UIN Jakarta, juga menjadi fakultas dengan kegiatan peningkatan kapasitas tenaga kependidikan terbanyak, ada juga tambahan 3 doktoral. Kita berharap tahun ini juga akan bertambah lagi prestasinya,” harapnya.

Masih kata Yusuf, agenda selanjutnya adalah internalisasi jurnal. “Kami punya 6 jurnal, diantaranya Jurnal Ilmu Ushuluddin, Jurnal Refleksi, Jurnal Quhas, Jurnal Ushuluna, Jurnal Paradigma, dan Jurnal Gong. Nah ini akan kami upayakan untuk ditingkatkan akreditasinya,” ujar Dia.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA mengatakan, Raker ini baik diselenggarakan lebih dini, karena ini untuk kebaikan fakultas dan unversitas agar kesiapan kegiatan ke depan bisa maksimal.

“Saya sangat apresiasi kepada semua elemen di FU yang sudah menyukseskan Raker ini. Dan disini sudah banyak penghargaan yang membanggakan sekali, baik dari sisi guru besar, maupun dari tenaga kependidikan. Ini prestasi yang baik sekali dan perlu ditingkatkan lagi,” ucapnya sekaligus membuka acara.

Baca Juga  Audiensi Prodi MAP UNTIRTA dengan Wagub Andika Hazrumy

Menurutnya, di masa pandemi ini banyak SDM yang berkurang, untuk itu UIN Jakarta akan menambah SDM yang dibutuhkan. Termasuk untuk FU nanti membutuhkan SDM berapa dan untuk apa. Karena di masa pandemi ini ternyata mahasiswa yang aktif kuliah lebih banyak, dan peminat bagi mahasiswa baru pun meningkat.

“Saya sarankan setiap fakultas, termasuk FU, untuk berani membuka kelas baru untuk menampung banyaknya minat mahasiswa yang ingin berkuliah di UIN Jakarta. Dengan demikian kita tidak banyak mengecewakan orang. Ini kebijakan untuk rekrutmen mahasiswa yang akan dilakukan di tahun ajaran baru nanti,” paparnya.

“Untuk internasionalisasi ini saya sangat mendukung sekali, karena ini untuk menjawab tantangan zaman yang memang dalam segala aspeknya sudah harus bertaraf internasional,” sambungnya.

Raker yang dihelat selama 3 hari, Senin-Rabu, tanggal 21-23 Februari 2022 ini menghadirkan 2 narasumber ahli, yakni Ketua LPM UIN Salatiga Dr. H. Muhammad Irfan Helmy, Lc, MA, dan Dosen UNDIP Semarang Dr. Phil. Dian Veronika Sakti Kaloeli, S.Psi, M.Psi.@Man