1946 KK Kelurahan Pinang Terima BLT Dari Pemrov Banten, Ditinjau Langsung Oleh Gubernur

oleh
oleh -

Majalahteras.com – Kelurahan Pinang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Provinsi Banten tahap 1 glombang 4 sebanyak 1946 KK melalui Bank BJB. Penyaluran BLT tersebut digelar di SD Negeri Pinang 1, 2, 3, 7 dan MTs Negeri 2, Jl. KH. Hasyim As’ari, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Sabtu (18/7/2020)

Turut hadir Gubenur Banten, H. Wahidin Halim, meninjau lokasi penyaluran bantuan sosial BLT, didampingi Camat Pinang H.Kaonang S.Sos, MM, PLT Lurah Pinang Abdulah Safeie, SE, perwakilan bank BJB, tiga pilar TNI, POLRI, Binamas, Ketua PSM Kelurahan Pinang Mumu Rohimu, Babinkamtifmas AIPTU Asmad, Babinsa Kelurahan Pinang SERMA Mardiyanto, staf kelurahan, Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu, Ketua LPM Kelurahan Pinang Wahyu, Ketua Pemuda Masjid Jami Al Ijtihad Fajar, Ketua DKM H.Abdul Sukur, karang taruna, KNPI dan masyarakat.

Gubernur Wahidin hadir memastikan bila kegiatan ini tetap melakukan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak fisik, menggunakan masker, dan acara tersebut berjalan lancar, aman, tertib dan kondusif.

Baca Juga  Gandeng Dinkes Kota Bekasi, Lapas Cikarang Gelar Screening TB dan Rontgen Bagi Warga Binaan

PLT Lurah Pinang, Abdullah Safei’e, SE, mengatakan, dana bansos untuk 1946 KK sudah tersalurkan untuk warga 6 RW dan 61 RT di wilayah Kelurahan Pinang.

“Kami tetap melakukan protokol kesehatan PSBB yang dicanangkan pemerintah. Alhamdulilah, bantuan BLT tunai sudah kepada yang berhak menerimanya. Disalurkan melalui bank BJB Kota Tangerang sebesar 600ribu rupiah per KK,” katanya.

“Antusias warga terlihat, sangat senang dan bahagia disaat pandemi covid 19 bisa mendapatkan bantuan dari Pemprov Banten, untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. BLT tersebut tidak termasuk yang mempunyai bantuan BPNT dan PKH. Harapannya, semoga Pemprov Banten bisa menyalurkan lagi untuk bantuan pandemi covid-19,” harapnya.@Muhamad S

Baca Juga  ”Doa Emak Di Ijabahi Gusti Allah” Rehab Rutilahu Nemah proses pengecatan