Pakai Kereta Cepat, Jakarta-Surabaya Hanya 5 Jam

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan, kecepatan kereta cepat Jakarta-Surabaya 170 km per jam. Dengan kecepatan itu, jarak tempuh bisa dipangkas menjadi hanya lima jam.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, jalur kereta Jakarta-Surabaya tidak berubah dengan adanya peningkatan kecepatan. Jalurnya masih yang lama tapi dengan ada beberapa perbaikan.

“Jalur lama tapi di-improve. Kecepatan sekarang maksimum 110-120 km/jam nanti bisa sampai 160-170 km/jam,” ujarnya di Jakarta, Senin (14/11/2016).

Edi mengatakan, kereta cepat Jakarta-Surabaya hanya akan berhenti di stasiun besar. Sementara, palang kereta akan dipangkas jumlahnya supaya kereta dapat melaju dengan kecepatan stabil tanpa harus melambatkan laju ketika akan melewati palang.

“Sedang dikaji BPPT, kita harapkan selesai dari tadinya Jakarta-Surabaya 10 jam, kalau itu jarak 750 km, kecepatan 160-170 km/jam paling cepat 5 jam. Itu sudah berhenti di stasiun besar,” katanya.

Stasiun besar yang akan dilewati, kata dia, yakni di antaranya Cirebon dan Semarang. Adapun sebagai operator, KAI mengaku tidak masalah dengan siapa saja investor yang mau masuk menggarap proyek tersebut.

“Melalui Cirebon, Semarang, Yogyakarta enggak. Gini, KAI sebagai operator, investor dari Jepang, Prancis, silakan pemerintah yang putuskan operasi KAI yang kerjakan,” pungkas dia.