Meneropong Adat dan Problematika Kasepuhan Banten Kidul

Majalahteras.com – Biro Humas dan Protokol Sekertaris Daerah Provinsi Banten menggelar bedah buku buku berjudul “Berjuang Menegakkan Eksistensi; Komunikasi Politik Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul” di Aula Universitas Serang Raya, (19/12).

Buku tersebut merupakan sebuah buku hasil karya penelitian yang mengupas tentang perjuangan masyarakat Kasepuhan Banten Kidul di wilayah Kabupaten Lebak dalam menegakan eksistensinya terkait dengan masalah kewilayahan yang mereka alami.

Yulia Rehan Faradisa, Kasubag Penerbitan dan Informasi Setda Provinsi Banten mewakili Kepala  Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Banten dalam sambutanya mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Saudara Abdul Malik yang telah bersedia naskah hasil penelitiannya diterbitkan oleh Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Banten.

“Kami berharap buku ini dapat menjadi sumber dan rujukan bagi siapa pun yang tertarik untuk mendalami lanjut tentang dinamika masyarakat adat di Banten khusus masyarakat Kasepuhan Banten Kidul,” ujar Yulia.

Kepada majalahteras.com Abdul Malik mengatakan bahwa buku tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan penulis dalam rentang waktu tahun 2012 hingga 2015, yang diawali dari kunjungan dalam acara seren taun pada tahun 2012 di Kasepuhan Cisungsang.

Sementara itu Sekertaris Kasepuhan Cisungsang, Henriana Harta Wijaya dalam paparanya mengatakan, isi kandungan buku tersebut akan membantu mempublikasikan dan membuka mata masyarakat serta pemerintah dalam melihat sudut-sudut kehidupan yang dialami oleh Kasepuhan Banten Kidul.@Niko