Menelusuri Keindahan Goa Buniayu

Majalahteras.com – Goa Buniayu adalah salah satu wanawisata alam yang terletak di Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten  Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Ada banyak kegiatan yang bisa anda lakukan saat berkunjung ke area wisata ini, diantaranya adalah caving, canyoning, rappelling, camping, dan outbound. Namun yang paling dikenal oleh wisatawan adalah cavingnya.

Untuk sampai ke wisata Goa Buniayu ini, anda akan membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam dari pusat kota jakarta. Kemudian anda akan menempuh perjalanan kembali sejauh sekitar 26 km dengan melewati jalan yang lumayan berkelok-kelok, karena jalan tersebut mengikutii punggung bukit Sukabumi selatan. Disepanjang jalan dari pintu masuk menuju lokasi Goa, anda akan disuguhi oleh pepohonan yang indah.

Goa ini memiliki 2 area, yaitu Goa Horizontal dan Goa Vertikal. Di area Horizontal, anak-anak masih bisa menjelajahi goa ini karena areanya yang mudah. Hal itu terlihat dari adanya beberapa undak-undakan menyerupai tangga disana. Sedangkan Goa Vertikal, diperuntukkan hanya kepada orang dewasa saja. Pasalnya, untuk memasuki Goa yang memiliki kedalaman kurang lebih 30 meter dan panjang 1,5 km ini memiliki medan yang berbahaya. Sudah terlihat dari pintu masuknya saja harus rappeling melewati dinding goa yang curam. Perjalanan menyusuri Goa Buniayu ini membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 4-5 jam.

Goa Buniayu  juga bisa disebut goa yang menyerupai botol karena jalan masuk yang sempit namun setelah berada didalam goa, ternyata sangat luas. Memasuki lorong goa yang disambut dengan rangkaian indah stalaktit dan stalakmit, sungai dan air terjun yang berada di bawah tanah serta ornamen-ornamen alam lain akan mengantarkan anda sampai keluar dari sisi goa yang lain.

Untuk menelusuri medan yang begitu menantang adrenalin ini, para pecinta alam akan dilengkapi peralatan caving yang terdiri dari helm, wear pack anti air, sarung tangan, sepatu bot anti licin dan penerangan. Anda juga mungkin perlu menyiapkan beberapa peralatan seperti static/dynamic rope, karabiner, steel ladder dan headlamp.

Menyusuri goa ini, anda akan mendapatkan ppengalaman yang tidak bisa dilupakan. Ada bagian dimana anda akan dituntut untuk merayap di dinding goa yang beralaskan jurang di bawahnya. Melewati alanan yang berkelok-kelok, menerobos lorong-lorong yang sempit serta melompati bebatuan yang berlumpur yang setiap bagiannya akan memberikan rasa yang berbeda dan sangat mengesankan. Dan keindahan sungai, danau serta air terjun yang ada di bawah tanah  dalam goa ini, akan melengkapi keindahan dan kecantikan tersembunyi dari Goa Buniayu.

Sekali lagi, berada dalam perut bumi untuk beberapa saat akan membuat kita bersyukur kepada Tuhan dengan kesempurnaan yang telah Dia berikan. Di zona yang dinamakan kegelapan abadi, lampu cahaya akan dimatikan yang terdengar hanya suara pemandu goa, disanalah anda akan merasakannya.

Setelah lelah menyusuri gelapnya goa yang membutuhkan adrenalin anda akan dibawa menuju air terjun Bibijilan atau Curug Bibijilan. Di air terjun ini, selain membersihkan diri dari lumpur yang menempel saat menjelajah goa, anda juga akan merasakan serunya water rappeling. Sudah bisa dibayangkan bagaimana rasanya berada di tengah-tengah air terjun, segera kunjungi dan mulai caving di Goa Buniayu, Sukabumi. Biaya yang dibutuhkan untuk menikmati sensasi berpetualangan ini relative murah, yaitu antara Rp. 250.000 –  Rp. 350.000, kami sarankan untuk membawa rombongan yang banyak, biar bisa lebih murah lagi, selamat perpetualang.

Wisata pantai dan pegunungan sudah banyak kita kunjungi, mungkin kita mau wisata alternatif dengan tingkat kesulitan menantang. Menelusuri goa mungkin salah satu jawabannya. Dengan menjelajahi goa, Anda bisa menikmati banyak keindahan dan keanehan alam bawah tanah. Misalnya menikmati stalagtit dan bermacam macam hewan yang tak bermata dan keaneahan lainnya.

Goa Buniayu yang terdapat di Sukabumi, Jawa Barat sangat cocok untuk warga kota Jakarta karena jaraknya yang tidak terlalu jauh, hanya 3 sampai dengan 4 jam perjalanan dari pusat kota Jakarta menuju ke lokasi ini.

Goa Buniayu lebih dikenal sebagai Goa Cipicung karena lokasi goa ini berada di wilayah Cipicung. Beberapa penjelajah goa dan masyarakat sekitar lebih mengenalnya dengan sebutan Goa Siluman. Semenjak berada di bawah Pengelolaan Perum Perhutani nama goa tersebut berubah menjadi Wana Wisata Goa Buniayu.

Goa ini sebelumnya dikelola dan melalui pengawasan Perhutani. Namun sekarang sudah ada operator swasta yang secara profesional mengelola wisata goa ini. Hingga saat ini terdapat beberapa goa yang berada di areal Goa Buniayu telah berhasil dipetakan, di antaranya Goa Cipicung (panjang 3.300 meter), Goa Bibijilan (panjang 717 meter), Goa Adni (panjang 635 meter), Goa Nyangkut (panjang 390 meter), Kubang Lanang (panjang 302 meter), Goa Tanpa Nama (panjang 400 meter), Goa Karsim, Goa Bisoro, Goa Idin, Goa Gede, dan Goa Kole.

Dari sekian banyak goa yang terdapat di kawasan tersebut, Goa Buniayu dipilih karena keindahan dan kealamian ornamen-ornamen yang tedapat di dalam goa. Kata Buniayu diambil dari bahasa Sunda, yaitu “Buni” dan “Ayu” yang memiliki arti “kecantikan yang tersembunyi”.

Di sini jiwa petualang Anda ditantang untuk datang serta menyingkap keindahan yang ada di dalamnya. Goa Buniayu merupakan goa alam yang masih alami. Di dalamnya Anda akan menemukan stalaktit, stalakmit, flow stone, coloumn, drapery, gourdam, canopy, dan ornamen goa lainnya.

Ada dua jenis perjalanan yang dapat Anda nikmati disini, yaitu
penelusuran minat umum dan penelusuran minat khusus. Pada penelusuran goa minat umum, Anda akan masuk ke dalam goa sedalam sekitar 500 meter. Untuk menempuh perjalanan tersebut, Anda tidak perlu mempersiapkan persiapan khusus. Cukup gunakan sepatu antislip serta pakaian yang nyaman. Jangan lupa pula membawa minuman dan makanan ringan.

Untuk penelusuran goa, Anda perlu mempersiapkan stamina khusus guna menikmati perjalanan. Lama perjalanan yang akan ditempuh 4-5 jam. Untuk perjalanan ini, Anda diharuskan memakai peralatan khusus di antaranya helm, wear pack antiair, sarung tangan, sepatu boot antilicin, dan alat penerangan. Tetapi peralatan ini semua disediakan oleh operator goa di Buniayu.

Selain itu, harus dilengkapi pula dengan peralatan caving seperti static/dynamic rope, karabiner, steel ladder, serta perlengkapan lainnya. Pihak pengelola telah menyediakan peralatan serta pemandu lokal yang siap menemani perjalanan Anda.

Bagi yang hobi memotret, boleh membawa kamera tetapi sangat disarankan untuk membawa dry bag untuk keselamatan kamera Anda. dan butuh penerangan yang cukup untuk memotret di dalam goa.

Sensasi wisata caving ini adalah tidak mengenal waktu. Selama Anda di dalam goa benar-benar sangat gelap. Anda tidak bisa membedakan apakah di luar siang atau tengah malam. Jika Anda ingin ke sini pada saat tengah malam pun juga dibolehkan, dan keluar pada saat pagi. Selain kamera dan perlengkapan lainnya, yang anda harus siapkan adalah fisik yang sehat. Jadi tunggu apa lagi?