Kota Bekasi Deklarasi Kerukunan Umat Beragama

majalahteras.com – Pemerintah Kota Bekasi menggelar Deklarasi Kerukunan Umat Beragama di stadion Patriot Chandrabaga dihadiri 65 ribu warga dari enam kepercayaan agama di Kota Bekasi (16/4).

“Peserta deklarasi  berasal dari umat lintas agama, Perwakilan pejabat Provinsi Jawa Barat dan kab/kota Jawa Barat, organisasi keagamaan dan kemasyarakat, perwakilan pemerintah pusat, dan sejumlah tokoh masyarakat dari Malaysia dan Nepal” kata Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji selaku Ketua Panitia.

“Komposisi warga Kota Bekasi berdasarkan agama, Islam sebanyak 2 juta jiwa, Kristen Protestan 195 ribu jiwa, Katolik 65 ribu jiwa, Hindu 4.700 jiwa, Budha 12 ribu jiwa, aliran kepercayaan 1.500 dan Konghucu 196 jiwa,” jelasnya dalam laporannya.

Poin deklarasi yang disampaikan bersama itu meliputi kesepakatan untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai contoh kerukunan umat beragama di Indonesia, menjaga kesatuan bangsa di bumi patriot serta mendukung program revolusi mental dalam rangka mewujudkan toleransi antarumat bergama.

Sementara Walikota Bekasi Dr.Rahmat Effendi dalam sambutannya mengatakan bahwa sebanyak 2,3 juta jiwa masyarakat Kota Bekasi saat ini memiliki kedudukan yang sama sebagai anak bangsa. “Saya tidak membedakan suku masyarakat, kita semua adalah anak suku bangsa. Begitu pula keyakinan dan sikap toleran, beri rasa hormat mengayomi sesama sebagai anugerah untuk Kota Bekasi. KOta Bekasi merupakan miniatur NKRI dimana umat beragamanya dapat hidup berdampingan saling toleran” ujarnya.Walikota Bekasi tersebut juga menegaskan bahwa agenda tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik manapun apalagi bila disebutkan sebagai pencitraan.

“Kedamaian yang ingin kita gagas ini bukan opini politik, tapi semata-mata adalah menjalankan sumpah aparatur dan kepala daerah. Keputusan menteri sudah jelaskan tugas kepala daerah. Kami berkomitmen bangun keberagaman suku untuk hidup damai” katanya.

Walikota Bekasi juga menginstruksikan pembentukan majelis umat hinga ke tingkat RT di 12 kecamatan setempat sebagai implementasi kelanjutan deklarasi itu.”Setelah apel akbar antarumat ini, kita tunjuk majelis umat sampai ke tingkat RT agar ada kesamaan dan penghormatan terhadap perbedaan beragama” katanya.

Acara Deklarasi Kerukunan Umat Beragama ini di akhiri dengan pelesan burung merpati dan penanaman pohon oleh tokoh-tokoh agama yang ada. @ADVERTORIAL