Keindahan Hutan Mangrove Pangkal Babu

Majalahteras.com – Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Provinsi Jambi, memiliki luas wilayah daratan kurang lebih 5.503 km. Sebagian kawasan adalah hutan. Salah satunya hutan Pangkal Babu yang merupakan kawasan hutan mangrov.

Sekilas hutan mangrove tersebut tidak menarik perhatian, karena berlumpur dan berawa. Namun dibalik itu semua keindahan dan kesejukan alam terpancar dari hutan mangrove tersebut. Selain itu, jika mengunjungi hutan ini akan menemukan satwa liar seperti gelodok/cepakul, sejenis ikan, ketam batu, burung bangau dan lain sebagainya.

Selain itu, berbagai jenis tumbuhan seperti api-api, bakau, pidada,  tancang, mentigi, terutum, buta-buta dan masih banyak lainnya, menghuni hutan mangrove yang masih perawan ini.

Seluas 200 hektare hutan mangrove ini dijadikan ekologi wisata hutan mangrove. Objek wisata ini merupakan pantai pasir putih yang begitu indah, dengan panorama yang eksotis berhadapan dengan laut Cina Selatan. Disini para penikmat alam juga dapat menyalurkan hobi memancingnya.

Jarak tempuh untuk menikmati keaslian hutan mangrove ini dibutuhkan waktu kurang lebih 40 menit dari pusat kota dengan menggunakan perahu motor. Namun sayang keindahan alam ini belum didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Selain menikmati keindahannya, berwisata di hutan mangrove ini dapat juga dijadikan tempat belajar tentang jenis flora dan fauna yang ada ditanah Pangkal Babu ini.

Kepala Dinas (Kadis) Pemuda, Olah raga, Budaya dan Pariwisata Tanjab Barat, mengatakan kawasan hutan mangrove pangkal baru belum memiliki infrastruktur yang memadai. “Belum ada akes jalan, hanya bisa di tempuh dengan kendaraan air seperti perahu bermesin alias pompong. Waktu tempuh sekitar setengah jam. Karena belum ada pengelolaan menyebakan wisata ini belum dikenal. Padahal ini merupakan omzet Pemerintah Tanjab Barat,” ujarnya. @GAZALI

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *