Fauziah, SE, M.Si : Tidak Ingin Banten Hanya Menjadi Penonton

http://majalahteras.com/-Wanita ramah ini akrab disapa Fauziah. Ia adalah Kepala Balai Besar Pengembangan latihan Kerja Industri (BBPLKI) Serang. Saat disambangi dikantornya dengan senyum khasnya, Fauziah sedikit bercerita awal menapaki karir sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Wanita berhijab ini kelahiran 8 Desember 1964 ini, memulai karir pada tahun 1986 tepatnya di bulan Maret bekerja di Depnakertrans bagian Pusdiklat sampai tahun 2002. Setelah itu ia masuk ke Badan diklat Depnakertrans, dan kembali ke Pusdiklat karena promosi dari tahun 2005 sampai 2009.

Pada tahun 2009 ia dipromosikan sebagai eselon tiga di Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Depnakertrans. Selanjutnya pada 2014 ia dipromosikan menjabat sebagai Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Luar Negeri Cevest Bekasi sampai dengan bulan Oktober 2015. Setelah itu barulah ia bertugas di BBPLKI Serang dan dipercaya sebagai Kepala BBPLKI Serang sampai saat ini.

Dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Fauziah memiliki motivasi ingin membangun SDM yang kompeten dan mempunyai daya saing dengan tenaga-tenaga kerja dari luar negeri.

Fauziah pun menjelaskan, dalam rangka menyambut Masyarakat Ekonomi Asean, untuk tenaga kerja dari daerah Serang minimal harus memiliki kompetensi tinggi serta daya saing. “Ini dikarenakan masa depan bangsa ditangan para pemuda kita semua,” ujarnya.

Ditambahkan Fauziah, sudah tugas dari pemerintah dan kementerian ketenagakerjaan mempunyai UPTP dalam pengembangan Sumber Daya Manusia. Pemerintah sendiri pun telah mempersiapkan balai pengembangan dan pelatihan dibeberapa daerah dalam rangka mengembangkan komptensi SDM itu sendiri. Dengan adanya hal ini, Fauziah mengharapkan agar masyarakat khususnya pemuda dapat memanfaatkan pelatihan gratis ini agar memiliki kualitas serta sertifikasi yang dapat berguna nantinya.

Fauziah memiliki mimpi serta harapan yang besar kepada masyarakat Banten. Ia tidak ingin Banten dan sekitarnya hanya menjadi penonton dengan adanya MEA. Ia berkeinginan agar nantinya para tenaga kerja yang telah di latih di BBPLKI Serang tidak hanya mampu untuk bersaing dengan tenaga dari luar negeri di Indonesia, tapi juga mampu dikirimkan ke luar negeri sebagai tenaga kerja professional.

Dalam mengimplementasikan tujuannya, Fauziah mengadakan program yang telah dijalankan BBPLKI Serang seperti memiliki MTU (Mobil Training Unit) untuk mendatangi masyarakat di desa-desa yang ingin memiliki keterampilan. Keterampilan yang dilatih dengan MTU ini diantaranya seperti keterampilah menjahit, keterampilan tata rias, dan keterampilan yang lainnya yang dapat membuat masyarakat dapat berwirausaha secara mandiri.

Selain itu BBPLKI Serang juga mengadakan pelatihan kepada para tahanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Serang. “Setiap harinya kita melatih para tahanan di lapas Serang. Kita berkeinginan agar mereka memiliki kemampuan khusus, sehingga nantinya ketika mereka keluar dari lapas mereka dapat mengaplikasikan kemampuan mereka di masyarakat,” kata Fauziah.

Lebih jauh Fauziah mengungkapkan, untuk target di tahun 2016 ini menargetkan di BBPLKI Serang dapat mengadakan 146 paket pelatihan PBK (Praktek Berbasis Kompetensi) untuk para peserta. Selain itu, Balai Latihan Kerja (BLK) daerah diharapkan dapat bersinergi dengan BBPLKI Serang. BBPLKI serang sendiri juga telah banyak memberikan paket pelatihan kepada BLK daerah seperti BLK Pandeglang, BLK Cilegon, BLK Tangerang.

Di tahun ini pun Ia menghimbau agar semakin banyak masyarakat yang mengikuti pelatihan baik di BBPLKI ataupun di BLK daerah. Untuk masyarakat yang ingin mendapatkan pelatihan dapat langsung mendaftarkan diri ke BBPLKI Serang. Pelatihan di BBPLKI ini terbuka untuk umum, baik dari lulusan SD, SMP ataupun SMA kita terima dan latih.“Kami sangat terbuka kepada masyarakat yang ingin memiliki kompetensi agar masyarakat di Banten ini siap untuk bersaing dengan keterampilan yang mereka memiliki apalagi dalam MEA ini. Mari kita masuk ke BBPLKI untuk melatih dan memiliki kemampuan. Mudah dan gratis,” pungkas Fauziah. @YUDHI/NUR