Dendi Ramadhona : Pelantikan Langkah Awal Membangun Pesawaran

http://majalahteras.com/-Gubernur Lampung M. Ridho Ficardho secara resmi melantik dan mengambil sumpah  jabatan pada 17 Februari 2016, kepada kepala daerah terpilih 8 Kabupaten/kota salah satu diantaranya adalah H. Dendi Ramadhona dan Eriawan yang telah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran periode 2016-2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lampung.

Turut hadir Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan pejabat Pemprov Lampung, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, seluruh Pj. Bupati, serta para tamu undangan. Diawali dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan sumpah jabatan yang dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.18-254 tahun 2016 tentang  Pengangkatan Bupati-Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih se Provinsi Lampung.

Diketahui sebelumnya, pasangan calon nomor urut 4 Dendi Ramadhona-Eriawan mendapatkan suara tertinggi, yakni sebanyak 108.336 suara. Perolehan suara itu jauh mengungguli pasangan calon nomor urut 1, Aries Sandi DP-M Yunus, yang hanya memperoleh 67.880 suara. Lalu, pasangan calon nomor urut 2 memperoleh 14.418 suara, dan pasangan calon nomor urut 3 memperoleh 39.490 suara.

Usai dilantik menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran, Dendi Ramadhona – Eriawan menggelar syukuran dikediamannya di Bandar Lampung. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan terimakasih kepada segenap masyarakat Kabupaten Pesawaran yang telah mempercayakannya untuk memimpin Kabupaten Pesawaran. “Semua ini berkat doa dari masyarakat Kabupaten Pesawaran. Jadi pelantikan ini merupakan langkah awal bagi kami (Dedi Ramadhona – Eriawan) untuk membangun dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Pesawaran yang sejahtera,” katanya.

Setelah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesawaran, pasangan H. Dendi Ramadhona,ST dan Eriawan, SH memiliki sejumlah program kerja yang dibacakan pada acara expose program kerja tahun pertama yaitu program reformasi birokrasi dengan melakukan kajian rekonstruksi kelembagaan, menyederhanakan prosedur birokrasi serta menciptakan tata kerja yang tegas dan efektif, peningkatan jalan kabupaten dan jalan provinsi serta akses penting masyarakat dan irigasi penunjang pertanian, minimalisasi moralitas dan mengembangkan pola hidup sehat, peningkatan pengembangan dan peningkatan puskesmas dengan alat kesehatan dan obat yang memadai, program peningkatan akses dan mutu pendidikan, dengan penyempurnaan sarana dan fasilitas, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesejahteraan pendidik (guru), Dibidang pertanian, yakni  program revitalisasi lahan dan penyediaan saprodi pertanian, program peningkatan teknologi pertanian, peningkatan kemandirian dan kelembagaan petani, dan mensejahterakan petani, meningkatkan program penciptaan SDM unggul, dengan menumbuhkan cinta tanah air, berorientasi pada kwalitas, menjunjung tingggi moral dan etika, menginventarisasi sumber daya alam (SDA) termasuk sumber pariwisata dengan melakukan study potensi SDA, program desa maju dengan program kesejahteraan aparatur desa melalui peningkatan insentif dan fasilitas.@RUSDI