Ciptakan Produk Bangunan Hijau yang Ramah Lingkungan

Majalahteras.com – Dalam rangka memelihara lingkungan hidup di Indonesia gabungan para ahli professional dan teknologi beserta Kementerian Lingkungan dan Kehutanan, serta Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan meluncurkan produk bangunan yang ramah lingkungan. Produk tersebut diberi nama Green Product Council Indonesia. Kegiatan peluncuran GREEN PRODUCT COUNCIL INDONESIA dilaksanakan para Rabu 26 Agustus 2015, di Ruang Balai Agung Betawi, HOTEL SANTIKA, Slipi, Jakarta.

GREEN LISTING INDONESIA adalah citra bakal produk bahan bangunan Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan alami dari lingkungan. Waktu yang digunakan tidak memakai energi banyak, air banyak, tidak menghasilkan sampah, kemudian waktu pemeliharaannya bisa tahan lama tanpa bahan kimia. Hal ini diungkapkan oleh Naning Adiwoso, Ketua Pelaksana Green Product Council Indonesia.

“Jadi industri harus punya inovasi karena produk yang akan digunakan untuk bahan bangunan akan digunakan 20 sampai 30 tahun ke depan. Dan tentunya kita bekerja dengan Kementerian Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan, agar tidak ada lagi barang import yang kita tidak tahu kualitasnya, ramah lingkungan atau tidak. Agar yang harapkan dalam 10 tahun ke depan industri ini bisa menjadi GREEN Industri yang bisa menghasilkan GREEN produk hijau yang berkualitas di pasar ASEAN maupun pasar dunia,”ujarnya.

Kepala pusat Teknologi Industri dan Kekayaan Intelektual Ir. Zakiyudin, MA mengatakan, mekanisme pembuangan limbah harus diatur perijinannya. Agar adanya efek jera, sehingga dampak lingkungan tidak lebih meluas. Melalui teknologi limbah industri bisa didaur ulang jadi bahan energi, dengan berbagai proses seperti permentasi hingga memiliki nilai jual yang baru.

“Mari jaga lingkungan agar masyarakat dan anak generasi mendatang bisa lebih baik dari sekarang. Kita sendiri harus sadar bahwa sampah pelastik, botol, kaleng dan lain-lain  bisa di manfaatkan menjadi produk yang berkualitas, jadi itu yang ingin kita gerakan kepada masyarakat bahwa banyak yang bisa kita lakukan. Saya harap dari pihak industri tolong bantu siapkan bahan yang ramah lingkungan, hemat air, hemat energi bahan kimianya sudah berkurang,”ujarnya.

Selain itu, menurut Kepala Pusat Kementerian Lingkungan dan Kehutanan Ir. Noer Adi Wardojo, M, Sc, mengatakan, Green Product Council Indonesia harus memiliki mutu dan akutabilitas yang dijamin untuk perlindungan kepentingan konsumen. “Kementrian memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mendukung upaya seperti ini mengharapkan supaya upaya dari kelompok profesi untuk keahlian lainnya juga berkembang. Yang perlu diperhatikan untuk produk ramah lingkungan ini adalah bagaimana informasi untuk produk ramah lingkungan ini dapat sampai ke masyarakat bawah, bukan hanya untuk level masyarakat kelas atas,” ujarnya.

“Tantangan yang harus kita hadapi dalam mencapai kesejahteraan masyarakat indonesia, yakni pasar global dimana arus barang dan jasa bergerak bebas. Tujuan akhir yang diharapkan adalah kemajuan ekonomi baik secara regional, baik dalam lingkup ASEAN ataupun NKRI. Saat ini konsumen semakin peduli terhadap lingkungan dengan munculnya green product council Indonesia di mana gerakan ini bertujuan dalam mencapai kualitas lingkungan yang baik buat kehidupan,” pungkas Kepala Bagian Pengkajian dan Perdagangan, Cahya Widayati dalam acara launching tersebut.